Fokus

Sabtu, 5 Juli 2008, 21:25:24 WIB

Presiden:

Jadikan PON XVII Momentum untuk Meneguhkan Tekad `Indonesia Bisa`

 

Presiden SBY memberi sambutan pembukaan PON XVII, di Stadion Palaran, Samarinda, Kaltim, Sabtu (5/7) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY memberi sambutan pembukaan PON XVII, di Stadion Palaran, Samarinda, Kaltim, Sabtu (5/7) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Samarinda: Presiden Susilo Bambang Yudhoyonbo meminta agar PON XVII, yang bertepatan dengan peringatan 100 Tahun Kebangkitan Nasional, dijadikan momentum untuk meneguhkan tekad “Indonesia Bisa”. Berjuang dan membuktikan Indonesia menjadi bangsa yang mandiri, daya saing tinggi dan berperadaban mulia.

Presiden memberi tekanan terhadap tema PON XVII, `Raih Prestasi Kokohkan Persaudaraan`. “Dengan semangat rasa dan wawasan kebangsaan ini, marilah kita berkarya dan berjuang lebih keras lagi untuk menjadi bangsa yang maju, berprestasi, kuat, unggul, dan mampu bersaing di tengah-tengah percaturan global, termasuk dalam bidang olahraga," kata Presiden dalam sambutan pembukaan PON XVII di Stadion Palaran, Samarinda Kaltimantan Timur, Sabtu (5/7) malam.

Saat ini, ujar Presiden SBY, kita sudah memiliki UU No.3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. UU ini menyatakan bahwa pembangunan keolahragaan diarahkan untuk pemeliharaan kesehatan dan kebugaran, peningkatan prestasi dan kualitas manusia, serta untuk penanaman nilai-nilai moral dan akhlak mulia.

"Pembangunan keolahragaan juga kita tujukan untuk menumbuhkan jiwa sportivitas, menanamkan disiplin, mempererat dan membina persatuan dan kesatuan bangsa. Memperkokoh ketahanan nasional, serta mengangkat harkat, martabat, dan kehormatan bangsa," Presiden menjelaskan.

Berkaitan dengan itu, lanjut SBY, prestasi olahraga yang kita raih baik pada tingkat nasional maupun internasional sesungguhnya merupakan parameter penting dari keberhasilan pembangunan keolahragaan di tanah air. “Karenanya, prestasi olahraga yang dapat kita tunjukkan di berbagai kompetisi tingkat dunia juga akan mengangkat kebanggaan dan kehormatan kita sebagai bangsa,” Presiden menambahkan.

PON sebagai kejuaraan olahraga setiap 4 tahun sekali, kata Presiden, diharapkan mampu membuahkan puncak prestasi dari hasil pembinaan di setiap provinsi. “PON juga merupakan barometer untuk mengukur keberhasilan dalam pembinaan daerah yang dipertimbangkan secara nasional,” Presiden menandaskan.

"Kita berharap PON kali ini dapat melahirkan para atlet yang mampu tampil secara prima, sportif, dan berprestasi gemilang, yang pada akhirnya mampu mengharumkan nama bangsa di berbagai gelanggang olahraga tingkat dunia, seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade," kata Presiden. (nnf)

 

 

Redaksi | Syarat & Kondisi | Peta Situs | Kontak
© 2006 Situs Web Resmi Presiden Republik Indonesia - Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono
Hak Cipta dilindungi Undang-undang