Berita Utama
Senin, 7 Juli 2008, 13:16:18 WIB
SBY Bertemu Generasi Muda Indonesia
Penting Membentuk Lapisan Pemuda yang Ahli dan Berprestasi
Presiden SBY menerima perwakilan generasi muda Indonesia yang bekerja di Malaysia, Senin (7/7) pagi, di Kuala Lumpur. (foto: abror/presidensby.info)
Perwakilan generasi muda itu menyerahkan hasil seminar yang diadakan pada 5 Juli 2008 di KBRI Malaysia. Seminar bertemakan “Peran dan Sumbangsih Generasi Muda dalam Membangun Kembali NKRI" itu diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional serta 10 tahun Reformasi. Pembicara seminar, antara lain, Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Soemantri, Menlu Hassan Wirajuda, dan anggota DPR RI Komisi X Anwar Arifin.
Rekomendasi itu, ujar Dino, berisi beberapa poin. Antara lain, soal pentingnya pendidikan, ketahanan pangan, dan demokrasi yang terus berkembang. ”Satu ide orisinil yang dihasilkan adalah mendirikan jaringan ekspatriat Indonesia yang ada di Kuala Lumpur atau Malaysia, lalu berlanjut membuat jaringan atau data base untuk espatriat Indonesia di seluruh negera,” Dino menjelaskan.
Presiden SBY mendukung ide tersebut. Presiden, lanjut Dino, mengatakan sangat penting bagi Indonesia untuk membentuk lapisan pemuda yang memiliki keahlian dan kemampuan serta prestasi yang bisa memajukan bangsa.
Dino menambahkan, Presiden ingin agar ekspatriat Indonesia yang ada di luar negeri memberikan sumbangan gagasan untuk kemajuan pembangunan di Indonesia. “Presiden SBY mencontohkan, saat berkunjung ke Sydney dan bertemu mahasiswa dimana ada pertanyaan apakah mereka harus tinggal di luar negeri atau kembali ke Indonesia? Sikap Presiden adalah dimana pun berada, harus tetap dapat menyumbangkan bagi kemajuan Indonesia. Jadi silakan menimba ilmu dan mencari ilmu, sesudahnya disumbangkan bagi Indonesia,” kata Dino.
Sementara itu, Ketua Komisariat Ikatan Teknik Minyak Indonesia (IATMI) Hari Primadi, yang menyelenggarakan seminar itu, mengatakan bahwa warga Indonesia yang bekerja di Malaysia tersebar di berbagai sector. Dosen dan peneliti di universitas seluruh Malaysia ada 51 persen. Lalu bekerja di sektor migas 25 persen, ekonomi dan perdagangan 6 persen, dan pilot serta awak kabin ada 5 persen
Saat menerima perwakilan pemuda itu, Presiden SBY didampingi Menlu Hassan Wirajuda, Menteri Perdagangan Mari E.Pangestu, Seskan Sudi Silalahi, Kepala BKPM M.Lutfi, Ketua Umum Kadin M.Hidayat, serta kedua Jubir Presiden, Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. Sementara perwakilan delegasi pemuda Indonesia, antara lain, Bonie Erwanto, Irfan Syauqi Beik, Hari Primadi, Dr. Riza Muhida, dan Edison Sirodj. (win)



