Berita Utama
Selasa, 8 Juli 2008, 20:04:04 WIB
Presiden Tiba di Sapporo
Presiden SBY tiba di Bandara New Chitose, Sapporo, dan disambut Dubes Jusuf Anwar dan Gubernur Hokkaido Harumi Takahashi, Selasa (8/7) malam. (foto: haryanto/presidensby.info)
Begitu turun dari tangga pesawat, Presiden SBY disambut oleh Duta Besar LBBP Indonesia untuk Jepang, Jusuf Anwar, Gubernur Hokkaido Harumi Takahashi, Walikota Chitose Kotaro Yamaguchi, Walikota Tomakomai Hirofumi Iwakura, serta seluruh pejabat KBRI Tokyo.
Setelah itu, Presiden SBY beserta rombongan langsung menuju Hotel Korakuen, Sapporo, tempat menginap. Presiden akan menerima laporan dari Duta Jusuf Anwar mengenai persiapan KTT G-8.
Indonesia merupakan salah satu dari empat negara berkembang yang diundang menghadiri KTT G-8 Outreach Countries. Empat negara lainnya adalah Brasil, China, India, Meksiko, dan Afrika Selatan. Ide menghadirkan beberapa negara berkembang merupakan usulan Perancis dan Inggris. Perluasan ini dikenal dengan sebutan Outreach Five (O5) atau The Plus Five.
Tahun ini, Jepang sebagai tuan rumah KTT G-8 mengundang Indonesia, Australia, dan Korea Selatan yang akan membahas isu utama global saat ini, seperti climate change, food security, development, dan perkembangan ekonomi global.
Menurut rencana, pada hari Rabu (9/7), Presiden SBY akan menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden Korsel Lee Myung-bak sebelum menghadiri Pembukaan KTT G-8 Outreach Countries yang bertempat di Hotel Windsor Toya. Selain itu, Presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon. Setelah itu, agenda Presiden adalah melakukan Outreach Working Luncheon.
Presiden juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Bank Dunia Robert Zoellick, Presiden Meksiko Felipe Calderon Hinojosa, PM India Manmohan Singh, serta PM Australia Kevin Rudd.
Turut menyertai Presiden SBY dalam kunjungan ke Jepang ini, antara lain Seskab Sudi Silalahi, Mendag Mari Elka Pangestu, Menneg LH Rachmat Witoelar, Kepala BKPM M. Lutfi, Ketua Umum KADIN MS. Hidayat, serta dua Jubir Presiden, Dino Patti Djalal dan Andi A. Mallarangeng. (mit/har)



