Berita Utama

Hari Ketiga di Malaysia

Presiden Hadiri Pertemuan D-8

Kuala Lumpur: Mengakhiri kunjungan kerjanya selama tiga hari di Malaysia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi ke-6 Organisasi Developing Eight atau D-8, di Hotel Hilton, Kuala Lumpur, Selasa (8/7) pagi. Pada forum ini, Presiden SBY sekaligus akan menyerahkan kepemimpinan D-8 kepada Perdana Menteri Malaysia Abdullah Badawi.

Kuala Lumpur diguyur hujan deras sejak subuh. Lalu lintas agak tersendat, tapi tidak ada saling serobot diantara pengguna jalan. Lokasi KTT D-8 di Holten Hilton, sekitar 25 menit ditempuh dengan mobil dari Hotel Crowne Plaza, tempat Presiden SBY dan rombongan menginap selama kunjungan di Malaysia. Lokasi KTT ini di tengah kota Kuala Lumpur, pada kawasan elit, dan dikelilingi perbukitan.

Presiden SBY akan memberikan sambutan, lalu menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan D-8 kepada Malaysia. KTT hanya berlangsung sehari.

Selama kepemimpinan Indonesia di D-8, telah dilaksanakan 31 kegiatan. Dari jumlah itu, 15 kegiatan diantaranya dilaksanakan di Indonesia, yang mencakup berbagai bidang, seperti energi, perdagangan, pariwisata, penerbangan sipil, takaful, micro-finance, dan kesehatan.

Capaian yang diperoleh D-8 selama kepemimpinan Indonesia adalah disepakatinya Rules of Origin sebagai prasyarat terwujudnya D-8 Preferential Trade Agreement sebagai hasil Pertemuan Tingkat Tinggi D-8 ke-5, pada Mei 2006 di Bali.

D-8 ini dibentuk pada Juni 1997, terdiri atas 8 negara anggota OKI yang memiliki karakteristik ekonomi pembangunan dan kependudukan yang relatif sama. Delapan negara itu adalah Bangladesh, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, Turki, dan Indonesia.

Hadir mendampingi Presiden SBY dalam Pertemuan D-8 ini, antara lain, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, Menteri Perdagangan Mari E.Pangestu, Menteri LH Rachmat Witoelar, Seskab Sudi Silalahi, Kepala BKPM M.Lutfi, Ketua Umum KADIN MS.Hidayat, serta kedua Jubir Presiden, Dino Patti Djala dan Andi A.Mallarangeng. (har/win)