Berita Utama

SBY: Walau Politik Panas, Program untuk Rakyat Harus Jalan Terus

Presiden SBY  menyampaikan sambutan pada  acara silaturahmi dengan pimpinan dan tokoh masyarakat Sumut, di  Hotel Grand Angkasa Internasional, Medan, Kamis (17/7) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menyampaikan sambutan pada acara silaturahmi dengan pimpinan dan tokoh masyarakat Sumut, di Hotel Grand Angkasa Internasional, Medan, Kamis (17/7) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Medan: Menjelang Pemilu 2009, politik bisa panas, kondisi sosial bergetar. Tapi semua kebijakan dan program pemerintah harus tetap dijalankan untuk kepentingan masyarakat. Jangan rusak persaudaraan dan silaturahim. Sekeras apapun kompetisi, setelah itu selesai, bersatu kembali membangun Sumut kembali, membangun Indonesia lagi. Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (17/7) malam, di Ball Room Hotel Grand Angkasa Internasional, Medan, Sumatera Utara, dalam acara Silaturahmi Bersama Bupati, Walikota , Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda se Sumut.

“Tahun ini tahun politik, tahun depan tahun pemilu. Ini regulitas demokrasi tiap lima tahun, rakyat memilih pemimpin-pemimpinnya, apakah yang ada di DPRD,DPR,DPD serta yang memimpin negara, Presiden dan Wakil Presiden yang kemudian nanti memilih menteri-menteri dan seterusnya,” ujar Presiden SBY

Untuk itu, Presiden SBY meminta seluruh komponen masyarakat mempersiapkan diri menghadapi ini semua secara baik-baik. ”Mari kita jalankan demokrasi poltik yang baik. Kompetisi bisa keras nanti, wajar. Tapi harus tetap teduh, tanpa kekerasan, dengan politik yang baik, bukan politik fitnah, kampanye negatif, apalagi menggunakan kekerasan,” Presiden menambahkan.

Presiden SBY mengingatkan, pemimpin itu datang dan pergi, politisi itu juga datang dan pergi. Rakyat tetap, negara tetap, cita-cita tetap untuk memperbaiki semuanya itu. Kalau itu dihayati, dijalankan, maka indah demokrasi itu. “Pemilu itu tidak perlu dicemaskan. Oleh karena itu, saya mengajak mari kita jalankan pemilihan umum yang kampanyenya sudah jalan sekarang ini, karena undang-undang yang mengatakan demikian. Saya persilakan dilaksanakan dengan baik meskipun saya berharap pejabat pemerintah yang di bawah kepemimpinan saya lebih mengutamakan menjalankan roda pemerintahan,” Presiden SBY menandaskan.

Kepada para pejabat publik yang kebetulan menjadi bagian dari partai politik, Presiden mengingatkan mereka untuk lebih mengutamakan, melayani, dan memajukan kehidupan masyarakat. "Boleh ikut berjuang secara politik, tetapi saya harapkan jangan lalai menjalankan tugas sebagai abdi negara, sebagai pejabat pemerintahan," Presiden menambahkan. (win)