Berita Utama
Selasa, 22 Juli 2008, 17:30:05 WIB
Presiden:
Lihat Peluang Bisnis Dunia dan Nasional
Presiden SBY beramah tamah pada acara silaturahmi dengan pengurus HIPMI, di Istana Negara, Selasa (22/7) sore. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden mengajak semua pengusaha tanpa memandang apakah itu pengusaha senior atau pengusaha muda, untuk betul-betul melihat peluang karena bagi yang muda maupun yang senior peluangnya sama. ”Ini adalah kesempatan yang sama. Tidak perlu ada top-down opportunity,” jelas SBY.
”Sepuluh tahun yang lalu kita mengalami krisis. Sejak saat itu kita terseok-seok, tidak memiliki cukup uang untuk membangun infrastruktur, termasuk merawat dan memelihara yang ada. Ketika ekonomi makin tumbuh, kita belanjakan untuk infrastruktur. Kalau kita bicara struktur APBN kita, maka ada tiga pilar. Sepertiga pilar kurang lebih untuk membiayai tugas-tugas pemerintahan umum, sepertiganya lagi untuk growth stimulation termasuk di dalamnya infrastruktur building, belanja modal. Itu besar. Itu belum cukup, tapi kita terus membangun,” lanjut SBY.
”Kalau pemerintah dengan segala kemampuannya tidak mungkin membangun infrastruktur dalam sepuluh tahun kedepan, padahal kesempatannya besar, mari kita bikin kerjasama. Infrastruktur mana yang lebih bagus dilakukan swasta dan infrastruktur mana yang mesti menjadi tanggungjawab pemerintah. Rp 9 trilyun untuk irigasi, itu tanggungjawab kami. Tapi seperti jalan tol, bandara dan pelabuhan, mengapa tidak kita bangun kerjasama yang bagus,” kata SBY.
”Pemerintah sangat sadar dan pemerintah tahu bahwa kita harus menjalankan kewajiban kita. Dunia usaha jalankan misi, perjuangan dan peran itu. Dengan demikian akan ada sinergi yang bagus. Percayalah, kami mengerti apa yang harus kita lakukan untuk membuat iklim yang bagus di negeri ini, ekonomi, dunia usaha, dan kemudian semuanya tumbuh,” terang SBY.
Presiden SBY menunggu karya-karya HIPMI selanjutnya. ”Siapapun Presidennya pasti menunggu peran yang lebih besar dari HIPMI untuk mengembangkan ekonomi di negeri ini. Selamat berkarya, selamat berkiprah, semoga berhasil. Jangan tunggu waktu dan jangan sia-siakan kesempatan,” tandas Presiden SBY.
Hadir dalam acara tersebut antara lain, Menko Perekonomian Sri Mulyani, Mensesneg Hatta Rajasa, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Perindustrian Fami Idris, dan Ketua BKPM M. Lutfi. (osa)



