Berita Utama
Rabu, 23 Juli 2008, 11:30:51 WIB
Peringatan Hari Anak Nasional 2008
Presiden SBY dan Ibu Ani bermain angklung pada acara puncak peringatan Hari Anak Nasional 2008, di TMII, Rabu (23/7) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Mengawali acara, dua anak membacakan hasil Kongres Anak Indonesia ke VII, yaitu melindungi dari segala kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, bebas dari tembakau, meningkatkan pemahaman cara hidup sehat agat terhindar dari HIV Aids, serta Nafza. Juga mempersatukan anak Indonesia yang berada di daerah terpencil dengan adanya dukungan sarana dan prasarana, dan menyuarakan aspirasi melalui kongres anak secara berkelanjutan.
Mensos Bachtiar Chamsyah kemudian membacakan laporannya. Dikatakan, rangkaian kegiatan menyambut Hari Anak Nasional 2008 ini antara lain, bhakti sosial, pameran hasil karya anak, jambore anak se Indonesia, lomba dongeng, penghijauan dan Kongres Anak se Indonesia yang berlangsung pada 15 - 20 Juli 2008. "Peringatan Hari Anak Nasional kali ini juga memiliki makna penting karena bertepatan dengan peringatan 100 Tahun Kebangkitan Nasional. Saat ini, menurut Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial, di seluruh Indonesia terdapat 3.940.300 anak terlantar usia di atas lima tahun, sedang jumlah balita 1.467.000. Di Jakarta sendiri terdapat 190.369 anak terlantar," kata Mensos.
Dalam sambutannya Presiden meminta kepada seluruh jajaran pemerintah untuk mengimplementasikan UU nomor 23 tahun 2002, dan menindaklanjuti hasil Kongres Anak Indonesia tahun 2008 ini. "Saya minta hasil kongres anak ini ditembuskan kepada seluruh menteri, termasuk juga kepada Gubernur, Bupati, Walikota," ujar Presiden. Sebelum memberikan sambutan Presiden SBY menyerahkan trofi kepada 8 orang pemenang lomba partisipasi dalam rangka Hari Anak Indonesia 2008.
Diakhiri acara, Presiden menyaksikan pertunjukan wayang anak, dan Ibu Negara menerima bibit pohon untuk penghijauan serta bermain angklung bersama anak-anak. Tampak hadir, antara lain, Mensesneg Hatta Rajasa, Mendiknas Bambang Soedibyo, Meneg PPA Meutiah Hatta, Menkop dan UKM Suryadharma Ali, Menhub Jusman Syafii Djamal, Menag Maftuh Basyuni, Wakil Ketua MPR AM Fatwa, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo serta ribuan anak dari seluruh Indonesia. (win)



