Berita Utama

SBY: "Kalau Sudah Berkeringat Begini, Berarti Serius Ini."

Presiden SBY usai menyeka keringat, di tenga-tengah membacakan pidato kenegaraan, di depan Rapat Paripurna DPR, Jumat (15/8) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY usai menyeka keringat, di tenga-tengah membacakan pidato kenegaraan, di depan Rapat Paripurna DPR, Jumat (15/8) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Ketika tengah menyampaikan Pidato Kenegaraan di depan Sidang Paripurna DPR, Jumat (15/8) pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba-tiba berhenti sejenak. Meneguk air minum yang disediakan, kemudian, "Mohon maaf", kata Presiden kepada anggota dewan. Kemudian Presiden mengambil sapu tangan dari saku celana, membuka kaca mata, dan menyeka peluh di wajahnya.

Setelah itu, Presiden SBY berkelakar. "Kalau Presidennya sudah berkeringat begini, berarti serius ini,” ujar SBY, yang disambut gerr... peserta dan undangan Rapat Paripurna. Suasana sidang pun menjadi cair. Setelah itu, SBY melanjutkan pidatonya.

Pidato Kenegaraanserta Keterangan Pemerintah atas RAPBN 2009 Beserta Nota Keuangannya yang dibaca Presiden SBY itu setebal 50 halaman. Tentu butuh konsentrasi dan energi tersendiri. Manusiawi jika SBY perlu jeda sejenak.

Secara umum, ketika Presiden SBY menyampaikan pidatonya, seluruh anggota dewan dan undangan menyimak dengan sekasama. Pada bagian-bagian tertentu, terutama ketika SBY menyampaikan capaian-capaian [emerintah, hadirin memberikan appalus. (win)