Rabu, 20 Agustus 2008, 12:00:54 WIB
Presiden Buka Olimpiade Internasional Astronomi
Presiden SBY dan Ibu Negara serta Mendiknas Bambang Sudibyo meluncurkan Buku Teks Pelajaran Murah, pada acara pembukaan IOAA Ke-2 di Istana Neraga, Rabu (20/8) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Rabu (20/8) pagi membuka Internasional Olympiade on Astronomy and Astrophysics (IOAA) Ke - 2 tahun 2008. IOAA ini diadakan di Bandung dari tanggal 20 s/d 28 Agustus mendatang, yang melombakan tiga bidang yakni observasi astronomi, analisis data dan ujian teori. Pada kesempatan tersebut Presiden juga meluncurkan 407 judul Buku Teks Pelajaran Murah.
Menurut Mendiknas Bambang Sudibyo, ide penyelenggaraan IOAA ini digagas Thailand, Indonesia, Polandia, Hongkong, dan Iran. “Berdasarkan kesepakatan dari kelima negara ini, maka Thailand ditunjuk sebagai penyelenggara pertama pada tanggal 30 November hingga 9 Desember 2007 lalu, dan Indonesia terpilih untuk menjadi penyelenggara IOAA kedua, dan tahun berikutnya tuan rumahnya adalah Iran. Pada penyelenggaraan IOAA yang pertama, Indonesia meraih satu emas, dua perak, dan satu perunggu. Semoga pada penyelenggaraan kali ini Indonesia kembali meraih medali,” ujar Bambang Sudibyo.
Mengenai buku teks pelajaran bermutu dan murah, Mendiknas melaporkan bahwa ada 407 judul yang telah dinilai kelayakannya oleh BSNP, dan telah ditetapkan layak pakai oleh Mendiknas, serta hak ciptanya telah dimiliki Departemen Diknas sebagai bagian dari program massal buku murah.
Dalam sambutannya, Presiden SBY berharap agar para peserta IOAA melakukan kompetisi dengan sehat. Karena dengan kompetisi yang sehat mereka dapat lebih terinspirasi dan termotivasi, dan kedepan bisa lebih kreatif lagi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama di bidang astronomi dan astrophysica . ”Cara seperti ini adalah bagian jalan benar dalam dunia pendidikan untuk benar-benar membangun manusia yang benar-benar unggul dan cerdas," kata Presiden.
"Pada waktu yang lalu, bangsa-bangsa yang menguasai astronomi memiliki peradaban yang tinggi. Sekarang pun masih banyak rahasia alam semesta dengan segala dinamikanya. Terlebih lagi Indonesia, sangat relevan mengetahui astronomi dan astrophysic. Dengan geografinya yang khas, Indonesia rawan gempa dan rawan bencana," tambah Presiden SBY.
Usai memberikan sambutan, Presiden SBY secara simbolis menyerahkan buku murah dan bermutu kepada Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Tampak hadir Ibu Negara, Menkopolhukam Widodo AS, Menlu Hassan Wirajuda, Menkominfo Muh.Nuh, dan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo. (win)