Berita Utama
Selasa, 2 September 2008, 15:19:14 WIB
Pengunduran Diri PM Jepang
SBY Berharap Fukuda Tetap Mainkan Peran Penting dalam Hubungan Indonesia-Jepang
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan penghargaannya atas peran dan persahabatan yang selama ini ditunjukkan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda, yang kemarin menyatakan akan mundur. “Presiden SBY telah mendengar mengenai pernyataan PM Fukoda yang akan mengundurkan diri sebagai PM Jepang. Tentu latar belakang dan alasan pengunduran diri PM Fukuda adalah urusan internal dari pemerintah Jepang,” ujar Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal, di Kantor Presiden, Selasa (2/9) siang.Sebelum menjadi PM, Yasuo Fukuda telah singgah ke Jakarta dalam kapasitas sebagai Ketua Hubungan Persahabatan Parlementer Indonesia dan Jepang. Tidak lama setelah itu, Fukuda menggantikan PM Shinzo Abe untuk menjadi PM Jepang yang ke-91.
“Hubungan yang erat antara Presiden SBY dan PM Fukuda tetap dijaga. Terakhir mereka bertemu sewaktu Presiden SBY menghadiri KTT G8 + 8 di Hokkaido,” Dino menjelaskan. “Pada kesempatan tersebut Presiden SBY mengadakan pertemuan bilateral dengan PM Fukuda. Presiden SBY akan tetap menjaga hubungan baik dengan Bapak Yasuo Fukuda dan berharap beliau terus memainkan peran yang penting dalam menjaga hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang,” Dino menambahkan.
Presiden memandang Fukuda sebagai seorang negarawan yang visioner dan mempunyai integritas tinggi. ”Dalam tempo yang relatif singkat Yasuo Fukuda dapat memajukan hubungan Indonesia dan Jepang di berbagai sektor, baik sektor diplomatik, politik, ekonomi dan lain sebagainya,” ujar Dino. “Indonesia – Japan Economic Partnership Agreement (APE) telah mulai berlaku sejak 1 Juli 2008 dan ini diharapkan akan mendongkrak secara signifikan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Jepang. Tahun ini juga adalah perayaan 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang yang diluncurkan Pangeran Akishino akhir bulan Januari 2008,” jelas Dino. (osa)



