Berita Utama

Menerima Gubernur dan Wagub Bali

SBY Ingatkan Tujuh Hal Penting Pembangunan Bali

Presiden SBY menerima Gubernur/Wagub  Bali,  Made Mangku Pastika dan Anak Agung Ngurah Puspayoga, di Kantor Presiden, Jumat (5/9) siang. (foto:anung/presidensby.info)
Presiden SBY menerima Gubernur/Wagub Bali, Made Mangku Pastika dan Anak Agung Ngurah Puspayoga, di Kantor Presiden, Jumat (5/9) siang. (foto:anung/presidensby.info)
Jakarta: Setelah paginya menerima Gubernur dan Wagub Kalimantan Barat, Jumat (5/9) siang ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Wakil Gubernur Anak Agung Ngurah Puspayoga, di Kantor Presiden. Presiden mengucapkan selamat kepada Gubernur dan Wagub Bali yang dilantik pada 28 Agustus 2008 lalu itu, sekaligus mendengarkan rencana-rencana pembangunan yang akan dilakukan serta memberikan arahan-arahan.

Kepada keduanya, Presiden SBY mengingatkan tujuh hal penting yang harus ditingkatkan dalam pembangunan di Pulau Dewata. Ketujuh prioritas itu adalah mengurangi kemiskinan secara sistematis, mengurangi pengangguran, pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, good governance, serta pelayanan publik.

SBY juga meminta kepada Gubernur dan Wagub Bali untuk membangun komunikasi lebih intensif antara Presiden. "Apabila komunikasi tersebut dilaksanakan dengan baik, maka tugas akan berjalan dengan baik pula," Made Mangku Pastika menjelaskan usai pertemuan. Dalam keterangan persnya, Mangku Pastika didampingi oleh Jubir Presiden, Andi A. Mallarangeng.

Presiden juga meminta kedua pemimpin Bali untuk memberikan kemudahan kepada para investor agar iklim investasi menjadi lebih baik, sehingga dapat mengurangi kemiskinan. "Kami akan berusaha untuk memberikan info yang tepat dan akurat kepada calon investor, sehingga mereka dapat menentukan bidang apa yang dapat mereka masuki untuk investasi," kata Mangku Pastika.

Selain itu, Gubernur Bali juga melaporkan persiapan penyelenggaraan Asian Beach Games yang akan diselenggarakan pada 18 - 26 Oktober di Bali. Acara akan dihadiri sekitar 3000 atlet dari 45 negara, dan akan dibuka oleh Presiden SBY. (mit)