Berita Utama
Selasa, 16 September 2008, 19:06:12 WIB
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar TNI
Presiden SBY bersama sesepuh TNI saat buka puasa bersama di Markas Brigif Kostrad, Jakarta Timur, Selasa (16/9) petang. (foto: rusman/presidensby.info)
Hadir pula antara lain Menko Polhukam Widodo AS, Seskab Sudi Silalahi, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, KASAD Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo dan Kepala BIN Syamsir Siregar, serta beberapa mantan Panglima TNI seperti Jenderal (Purn) Faisal Tanjung, Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar dan Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto.
Acara buka puasa bersama dihadiri sekitar 900 tamu undangan, dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, surat Al-Baqarah ayat 183-184, dilanjutkan dengan sambutan KASAD Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo, yang mengungkapkan rasa bahagianya karena bisa terselenggaranya acara ini. "Dengan diadakannya acara ini dapat terwujud hubungan yang kokoh antara sesepuh dengan generasi penerusnya. Antara senior dengan junior, dan antara pemimpin dengan yang dipimpin, dalam rangka memantapkan tekad kita membangun bangsa dan negara Indonesia," kata KASAD.
KASAD juga melaporkan, Brigade Infanteri Linud 17 Kostrad telah meresmikan bangunan markasnya yang selesai direnovasi. "Gedung ini menumbuhkan rasa kebanggaan yang besar. Kami yakin, dari bangunan baru ini akan lahir prajurit-prajurit yang tangguh, seperti halnya dari bangunan yang lama," tambahnya.
Menanggapi renovasi gedung baru, Presiden SBY mengatakan bahwa kinerja Brigif harus lebih baik. "Tentu dengan lebih baiknya gedung, sistem persenjataan, maka kinerja, prestasi harus lebih baik," kata SBY. Kepada seluruh prajurit yang hadir, Presiden SBY menggarisbawahi sifat-sifat perjuangan Nabi Muhammad SAW yang patut diteladani oleh seluruh jajaran TNI. "Untuk mencapai tujuan yang besar dan mulia, syaratnya adalah semangat tinggi, pantang menyerah, kebersamaan, kerja keras dan kesanggupan untuk mengatasi masalah apapun agar tujuan dapat dicapai," ujar SBY. Dengan sifat-sifat ini SBY yakin seluruh tugas yang diemban TNI dapat dilaksanakan dengan baik.
Dengan sifat tersebut, Presiden SBY berharap TNI dapat mempertahankan predikatnya sebagai angkatan yang profesional. "Profesional dalam mengemban tugas-tugas dimanapun dan kapanpun, pantang menyerah, profesional dalam melaksanakan pembinaan teritorial serta dalam mengemban tugas-tugas perdamaian internasional. Saya harapkan kalian terus mempertahankan identitas itu," kata SBY.
Acara kemudian disusul dengan ceramah agama oleh KH Hanafi Tamam, yang menceritakan tentang usaha-usaha Nabi Muhammad SAW dalam melakukan tranformasi sebuah bangsa. Ketika adzan Maghrib berkumandang, Presiden beserta seluruh undangan segera menyantap ta`jil, kemudian melaksanakan shalat Maghrib berjamaah. Usai shalat kemudian santap malam bersama.
Sebelum meninggalkan lokasi, Presiden SBY didampingi oleh Ibu Ani dan putra, Agus Harimurti Yudhoyono, bersama dengan seluruh rombongan, meninjau perpustakaan serta lapangan tenis Brigif Linud 17, yang menjadi bagian dari gedung yang direnovasi. (mit)



