Berita Utama

Safari ke Jabar dan Jateng Naik Kereta Api

Presiden SBY naik KA dari Stasiun Gambir, Rabu (17/9) pagi  untuk memulai safari ke Jabar dan Jateng. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY naik KA dari Stasiun Gambir, Rabu (17/9) pagi untuk memulai safari ke Jabar dan Jateng. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Hari Rabu (17/9) pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani beserta rombongan berangkat naik kereta api dari Stasiun Gambir, untuk memulai kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dengan Kereta Api Luar Biasa (KLB), Presiden akan melakukan Safari Ramadhan, dari tanggal 17 s/d 19 September 2008.

Hari pertama, rombongan akan mengunjungi Cirebon dan Purwokerto. Di Cirebon, Presiden SBY akan melakukan pertemuan dengan masyarakat nelayan, sementara di Purwokerto, Presiden akan berbuka puasa dengan anggota Muspida Jateng, Muspida Banyumas dan tokoh masyarakat serta alim ulama. Setelah itu Presiden SBY dan Ibu Ani menghadiri peringatan Nuzul Al'quran 1429 H di Masjid Agung Baitussalam, Purwokerto.

Hari kedua, Presiden SBY dan Ibu Ani akan bertemu dengan masyarakat pelaku usaha mikro di Kabupaten Majenang. Selanjutnya rombongan akan ke kota Tasikmalaya, melakukan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan para ulama keluarga besar Pondok Pesantren Cipasung.

Hari ketiga, Jumat (19/9), Presiden akan berdialog dengan para petani dan masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya, sholat Jumat di Masjid Al-Mahdiyyin Kabupaten Bandung, dilanjutkan dengan menjadi keynote speech pada seminar nasional Sistem Pertahanan Negara RI Menghadapi Abad ke-21, di Markas Besar Sekolah Staf dan Komando (Seskoad). Di Seskoad Ibu Ani akan melakukan kegiatan terpisah. Ibu Ani akan memberikan pembekalan kepada Ikatan Istri Siswa Sesko TNI dan Sesko angkatan 2008.

Mendampingi Presiden SBY dan Ibu Ani melakukan kunjungan kerja ke Jateng dan Jabar antara lain, Menko Polhukkam Widodo A.S., Menhub Jusman Syafii Djamal, Seskab Sudi Silalahi, Mentan Anton Apriyantono, Menakertrans Erman Suparno, Menkes Siti Fadillah Supari, Menag Maftuh Basyuni serta Jubir Kepresidenan, Dino Patti Djalal. (osa)