Berita Utama

Buka Bersama di Ponpes Cipasung

Anggaran Pendidikan akan Dibagi untuk Pendidikan Umum dan Keagamaan

Presiden SBY bersama para santriwati di Ponpes Cipasung, Tasikmalaya, Jabar, Kamis (18/9) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY bersama para santriwati di Ponpes Cipasung, Tasikmalaya, Jabar, Kamis (18/9) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Tasikmalaya: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Kamis (18/9) petang berbuka puasa bersama dengan para ulama dan keluarga besar Pondok Pesantren Cipasung, serta pimpinan Pondok Pesantren se-Priangan Timur di Gedung Rektorat Institut Agama Islam Cipasung (IAIC), Tasikmalaya, Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Achmad Heryawan dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan Presiden SBY di Tasikmalaya, kota dengan 1.000 Masjid dan Pesantren. "Kehidupan masyarakat Tasikmalaya sangat religius, tercermin dari banyaknya masjid, madrasah dan persantren yang tersebar di seluruh pelosok. Melalui hal itu budaya harmonis tercermin," ujar Achmad.

Sementara itu Presiden SBY menegaskan bahwa Al Quran sangat jelas dalam memerintahkan umat Islam agar membaca keimanan dan keilmuan dalam satu nafas. "Dengan itu kehidupan kita akan tentram. Oleh karena itu penting sekali kita terus meningkatkan mutu pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan dan mutu pendidikan di kalangan pondok pesantren," kata Presiden SBY.

"Alhamdulillah, mulai tahun depan Insya Allah anggaran pendidikan kita akan mencapai 20 persen dari APBN. Harapan saya, anggaran ini dapat kita pertanggungjawabkan bersama karena ini milik rakyat, dan harus kita gunakan sebesar-besarnya untuk mencerdaskan bangsa. Pemerintah nanti juga akan membagi anggaran seadil-adilnya, baik untuk pendidikan umum maupun pendidikan keagamaan," tegasnya.

Bersama dengan ribuan santriwan dan santriwati, Presiden SBY dan Ibu Ani berbuka puasa, dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah. Kemudian, Presiden SBY dan Ibu Ani duduk lesehan dan bersama-sama dengan para undangan yang hadir bersantap malam dengan nasi kotak yang sudah disediakan.

Selama berada di Pondok Pesantren Cipasung, Presiden SBY dan Ibu Ani juga melakukan shalat Isya berjemaah dilanjutkan dengan shalat Tarawikh 23 rakaat. Hadir dalam acara ini antara lain, sesepuh Pondok Pesantren Cipasung K.H. Bunyamin Rahiat, Menko Polhukkam Widodo A.S., Meneg Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Seskab Sudi Silalahi dan Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal.

Sebelum menghadiri silaturahmi dan buka puasa, di Kompleks Pondok Pesantren Cipasung, Presiden SBY dan Ibu Ani menjenguk sesepuh pimpinan Pondok Pesantren Cipasung, K.H. Dudung Ruhiat yang sedang sakit. Pesantren Cipasung didirikan almarhum Al-Maghfurlah KH. Ruhiat pada tahun 1931, di sebuah kampung bernama Cipasung. Akhirnya kampung itu menjadi nama pondok pesantren. Pada saat KH. Ruhiat mendirikan ponpes Cipasung, beliau berusia 20 tahun dan pernah mondok di beberapa pesantren. (osa)