Berita Utama

Indonesia Dianggap Banyak Alami Kemajuan

Jakarta: Patut disyukuri, Indonesia yang sepuluh tahun lalu mengalami krisis, kini dianggap mengalami sejumlah kemajuan. Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (22/9) siang, di Istana Negara, saat menerima peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) XLI Lemhannas Tahun 2008. Peserta PPRA ini berjumlah 98 orang dan didampingi para Deputi, Tenaga Ahli , Pengajar dan Pengkaji serta Tenaga Profesional.

Dikatakan, perkembangan situasi politik di dunia sekarang ini, utamanya di Asia, patut untuk disimak. Indonesia sendiri beberapa pandangan, komentar, penilaian terhadap negeri kita relatif nyaman. "Ini patut kita syukuri, karena dianggap Indonesia yang sepuluh tahun yang lalu mengalami krisis, dan sekarang tengah melakukan transformasi besar menuju masa depan yang lebih baik, dianggap ada sejumlah kemajuan, dan kita bisa mengelola, managing this great transformation. Simak situasi, misalkan yang ada di Thailand, dalam wadah tertentu Malaysia, juga di Filipina, lantas di Myanmar. Politik dan keamanan yang bergejolak, di Pakistan misalnya, di India, Srilanka, termasuk dinamika politik yang kini di Jepang,” kata Presiden SBY.

Presiden menambahkan, tentu masih banyak pekerjaan rumah, masih banyak tantangan yang harus hadapi. Tapi, this nation not only survive. ”Tetapi kita juga terus melangkah maju, melanjutkan transformasi, reformasi, demokratisasi, dan pembangunan kembali ekonomi kita pasca krisis. Patut untuk kita jadikan catatan agar kita ini tidak selalu silau melihat dunia. Menganggap negara-negara dan bangsa-bangsa lain itu serba berhasil, serba bagus, serba baik. Llantas kita memperolok-olok diri sendiri, seolah-olah kita ini bangsa yang tidak berhasil. Mari kita lihat secara utuh, mendengarkan komentar-komentar yang obyektif tentang apa yang terjadi di kawasan kita ini,” kata Presiden SBY. (win)