Berita Utama

Serahkan PNPM Mandiri di Kendari

Pemprov Sultra Diminta Susun Konsep Kebijakan

Kendari: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Kamis (25/9) siang di Alun-alun Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyerahkan bantuan langsung masyarakat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM Mandiri) senilai Rp 137,38 milyar. Presiden SBY juga menyerahkan bantuan 3000 paket sembako kepada perwakilan masyarakat tidak mampu.

Bantuan langsung masyarakat PNPM Mandiri yang diterima Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam tersebut berupa PNPM Mandiri Pedesaan di 10 Kabupaten/Kota pada 59 Kecamatan untuk 230 Desa senilai Rp 84,25 milyar, PNPM Mandiri Perkotaan di 4 Kabupaten/Kota pada 13 Kecamatan untuk 20 Desa/Kelurahan senilai Rp 20,63 milyar, PNPM Mandiri Agribisnis Pedesaan di 10 Kabupaten/Kota pada 58 Kecamatan untuk 315 Desa/Kelurahan senilai Rp 31,5 milyar dan PNPM Mandiri Perumahan/Pemukiman di 2 Kabupaten/Kota senilai Rp 1 milyar.

Gubernur Nur Alam dalam laporannya mengatakan bahwa investor dari berbagai negara telah menunjukkan keseriusannya untuk berinvestasi di Sulawesi Tenggara. "Diperkirakan investasi yang akan ditanamkan di Sulawesi Tenggara senilai lebih kurang 11 milyar," kata Nur Alam. "Kami meminta dukungan Bapak Presiden untuk mendukung percepatan pembangunan Sulawesi Tenggara agar pembangunannya sejajar dengan provinsi lain di Indonesia," lanjutnya.

Menjawab permintaan Gubernur Sultra tersebut, dalam sambutannya Presiden SBY meminta para pimpinan daerah Sultra untuk segera menyusun konsep kebijakan dan rencana untuk mengembangkan semua sumber daya alam secara strategis. "Sebutkan kendala-kendalanya secara detail. Nanti kita bahas di Jakarta," jelas SBY. "Saya berharap bulan Oktober atau November, Gubernur dan tim bisa datang ke Jakarta agar dapat kita bahas dengan menteri terkait," tambahnya. "Tidak ada masalah yang tidak bisa kita selesaikan kalau kita benar-benar mau menyelesaikannya," seru SBY.

Dalam kesempatan tersebut Presiden SBY menyaksikan penyerahan bantuan program Bahteramas secara simbolis oleh Gubernur Sulawesi Tenggara berupa antara lain, Block Grant senilai Rp 209,3 milyar untuk 184 kecamatan dan 1.909 kelurahan/desa masing-masing sebesar Rp 100 juta/tahun/kecamatan, pembebasan biaya pengobatan senilai Rp 11 milyar dan pembebasan biaya operasional sekolah senilai 79 milyar.

Presiden SBY juga menyaksikan penyerahan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat untuk Provinsi Sultra yang diserahkan Dirut BRI senilai Rp 49,114 milyar untuk 6.762 debitur, Dirut BNI sebesar Rp 11,702 milyar untuk 124 debitur dan Dirut Bank Mandiri senilai Rp 7,35 milyar untuk 32 debitur.

Di akhir acara, bersama lebih kurang 20 ribu undangan, Presiden SBY dan Ibu Ani menikmati persembahan pagelaran tari kolosal berjudul Nur Ilahi Bagimu Bahteramas yang dibawakan 355 pelajar SMP dan SMA se-kota Kendari. Nampak hadir antara lain, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkes Siti Fadillah Supari, Mendiknas Bambang Sudibyo, Seskab Sudi Silalahi dan Jubir Presiden Andi Alifian Mallarangeng. (osa)