Berita Utama
Jumat, 26 September 2008, 10:30:20 WIB
Diresmikan Presiden
Bandara Hasanuddin Jadi Bandara Sultan Hasanuddin
Presiden membayar tol usai peresmian Jalan Tol Seksi Empat, di Makassar, Sulsel, hari Jumat (26/9) siang. (foto: cahyo/presidensby.info)
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasi Limpo dalam sambutanya mengatakan bahwa peresmian Bandara, Jalan Tol dan Kapal Gunung Dempo memiliki makna yang mendalam bagi rakyat sulsel di era kepemimpinan Presiden SBY, terutama dikembalikannya nama sebenarnya bandara yaitu Sultan Hasanuddin. Sebelumnya, hanya bernama Bandara Hasanuddin. "Peresmian ini juga punya makna penting karena tersedianya sarana untuk mendukung perekonomian dan akselerasi ekonomi Sulsel, ini juga sesuai visi Sulsel untuk menjadi 10 terbaik di Indonesia," kata Syahrul
Presiden SBY dalam sambutannya mengatakan, bandara ini sebesar, semegah dan seagung pahlawan nasional kita yang amat kita cintai. "Semoga kebesaran dan kemuliaan Sultan Hasanuddin bisa ditampilkan oleh kita semua dengan penggunaan bandara udara ini menuju masa depan Sulawesi Selatan, masa depan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
"Kita mesti bangga karena pembangunan bandara ini hasil karya putra-putri bangsa Indonesia. Ini menunjukkan bahwa kita bisa membangun prasarana modern seperti ini. Sebagaimana yang sering saya sampaikan pada setiap kesempatan industri nasional kita harus makin kokoh termasuk industri pertahanan. Kita harus semakin bisa membangun dan menyediakan berbagai kebutuhan di negeri sendiri, sejalan dengan semangat kita menandai 1 abad kebangkitan nasional ," kata Presiden
Sebelumnya Menhub Djusman Syafei melaporkan bahwa pembangunan bandara ini dibiayai PT Angkasa Pura dengan nilai sekitar Rp. 600 milyar, dengan luas 52.000 m2, desainnya sangat futuristic, mencerminkan budaya Sulawesi Selatan. Fasilitas bandara meliputi 6 garbarata, menampung 17 pesawat wide dan narrow body." Tak kalah pentingnya bandara ini merupakan hasil rancang bangun putra-putri Indonesia yang termegah, termodern dan tercantik yang ada saat ini di Indonesia ," kata Djusman, dalam upacara peresmian yang digelar di pelataran depan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Usai sambutannya, Presiden SBY meresmikan bandara, jalan tol, dan kapal penumpang dengan memukul gendang pakanjara, serta penandatanganan prasasti. Kemudian Presiden SBY meninjau bandara Sultan Hasanuddin. Selajutnya Presiden beserta rombongan menuju tol JTSE dengan berkendaraan mobil. Saat melewati gerbang tol , Presiden menempelkan Smile Card pada mesin card reader. (win)



