Berita Utama
Minggu, 28 September 2008, 22:15:50 WIB
Presiden SBY:
"Pemerintah Tidak Pernah Menzalimi DIY"
Jakarta: Pemerintah tidak pernah menzalimi DIY, justru UU Tata Pemerintahan yang akan kita kahirkan nanti ada kepastian untuk Yogyakarta kedepan. Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Minggu (28/9) malam, usai berbuka puasa bersama wartawan, di Istana Negara. "Saya percaya kepada Pak Sultan. Beliau ini tokoh reformis. Dulu awal reformasi juga turut deklarasi di Ciganjur, dan saya yakin beliau arif dan memiliki pandangan-pandangan yang senafas dengan arah reformasi di negeri tercinta ini," lanjutnya.Presiden SBY mengajak dan berharap untuk tidak perlu bikin gaduh dan tidak perlu ada dramatisasi, manipulasi, isu-isu yang berkaitan dengan rencana pembuatan undang-undang ini. "Mari kita pikirkan secara jernih, secara tenang, dan kita susun undang-undang tentang keistimewaan DIY. Pemerintah tentunya mengingatkan UU tata pemerintahan provinsi DIY itu bertumpu pada tiga pilar. Kita ini berada dalam satu sistem NKRI. Dan kedua, kita sebagai negara demokrasi, baru keistimewaan Yogyakarta," kata SBY.
"Keistimewaan ini penting. Itulah yang membedakan DIY dengan provinsi lainnya. Oleh karena itu mari kita dengar pandangan Pak Sultan, rakyat yogyakarta, sebagaimana pemerintah bersama DPR nanti melihat seperti apa yang paling baik tatanan pemerintahan Provinsi Yogyakarta. Kita dengar semuanya, tidak perlu ancam-mengancam, karena ini persoalan bisa kita selesaikan dengan baik," ujar SBY. (win)



