Berita Utama

Masyarakat Diterima SBY Sekeluarga di Istana Negara

Presiden SBY dan Ibu Ani pada acara open house untuk masyarakat umum yang datang  pada  Hari Raya Idul Fitri, Rabu (1/10) pagi, di Istana Negara. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani pada acara open house untuk masyarakat umum yang datang pada Hari Raya Idul Fitri, Rabu (1/10) pagi, di Istana Negara. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Berhari raya bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono pada hari Raya Idul Fitri menjadi pengalaman tersendiri bagi banyak orang. Berbagai kalanga, tua, muda, bayi, balita, anak-anak, remaja, menunggu dengan tertib di tenda panjang yang disediakan di lingkungan Sekretariat Negara hingga lingkungan Istana Negara, hari Rabu (1/10) siang.

Meskipun acara silaturahim baru dibuka pukul 15.00 WIB, tapi masyarakat sudah berdatangan sejak pukul 13.30 WIB, melalui pintu Sekneg yang terletak di Jl. Majapahit. Pintu gerbang ini ditutup pukul 16.30 WIB. Mereka dengan sabar antri dengan menerima kartu dengan warna yang berbeda, sesuai dengan pembagian waktu untuk masuk ke istana. Kartu untuk kelompok pertama berwarna biru, kemudian kuning, hijau, pink, putih, cokelat, biru muda, dan merah. Menurut staf protokol istana, setiap warna berjumlah 400 lembar. Diperkirakan masyarakat yang datang berjumlah sekitar 5.000 orang.

Tepat pukul 15.00 WIB, pintu Istana Negara pun dibuka, masyarakat yang telah melewati pemeriksaan Paspampres, kemudian mengikuti antrian untuk kemudian dengan tertib masuk satu demi satu untuk bersalaman dengan Presiden, Ibu Negara, Lettu Agus Harimurti Yudhoyono dan istrinya Annisa Pohan, serta putra bungsu Edhie Baskoro.

Sambil menunggu giliran untuk bersalaman dengan Presiden dan keluarga, untuk para tamu dihidangkan berbagai makanan dan minuman ringan, sambil dihibur oleh musik marawis yang dimainkan di panggung kecil di halaman istana.

Beberapa ibu usai bersalamanan dengan Ibu Negara mengomentari banyak hal, dari dekorasi istana, benda-benda seni koleksi, sampai penerimaan keluarga SBY yang ramah. Kebanggaan tampak dari wajah siswa sekolah dasar Tangerang yang datang diantar oleh orang tua mereka.

Beberapa diantara masyarakat yang datang dengan kursi roda pun tampak antri dengan sabar agar dapat bersilaturrahmi dengan Presiden dan keluarganya. Tampak juga rombongan penyandang tuna netra yang datang secara berkelompok.

Acara silaturrahmi ini berakhir pada pukul 18.00 WIB. Kamis (2/10) pagi, masyarakat dapat melanjutkan silaturrahmi dengan SBY dan keluarga, di kediaman pribadi SBY, di Puri Cikeas Indah, Bogor. (mit)