Berita Utama
Kamis, 9 Oktober 2008, 21:11:31 WIB
Presiden: "Arah Pembangunan Ekonomi Kita Sudah Benar"
Presiden SBY saat menyampaikan keterangan pers soal antisipasi dampak krisis keuangan global, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (9/10) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Kita belajar dari kegagalan kapitalisme global dari tidak sempurnanya mekanisme pasar. Sejak depresi besar tahun 1930-an, krisis Asia 10 tahun yang lalu, dan krisis keuangan global tahun ini. "Maka arah pembangunan ekonomi yang kita tempuh telah berjalan dengan benar. Tidak boleh kita tergantung kepada, katakanlah, faktor-faktor yang di luar kemampuan kita. Kita harus betul-betul menggunakan sumber daya yang kita miliki sendiri, termasuk sumber finansial yang ada di tangan kita,” Presiden menandaskan.
Pasar modal, ujar SBY, memang keniscayaan dari ekonomi global yang sudah terintegrasi. Tetapi kita makin tahu, makin banyak belajar, setiap saat pasar bisa terguncang. Setiap saat bisa mengalami krisis. ”Oleh karena itu, makin meyakinkan apa yang telah kita lakukan. Ekonomi dalam negeri harus kita perkuat, pasar domestik harus kita perkuat, sumber daya yang kita miliki kita kelola sebaik-baiknya untuk sumber pembiayaan dalam negeri,” ujar Presiden SBY.
Menurut Presiden SBY, gonjang-ganjing di pasar modal saat ini, baik harga saham, nilai tukar dan lain-lain, banyak di luar jangkauan kita. Itu semua karena globalisasi, karena tunduk pada hukum-hukum globalisasi. ”Tapi kita juga terus bekerja meminimalkan dampaknya,” ujar Prresiden SBY. (win)



