Berita Utama

Pembukaan Rapimnas dan HUT Golkar

SBY: Kita Menghormati Pilihan Partai Golkar

Presiden SBY bersama Wapres yang juga Ketua Umum Partai Golkar, pada pembukaan Rapimnas IV dan HUT ke-44 Partai Golkar, di JCC, Jumat (17/10) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY bersama Wapres yang juga Ketua Umum Partai Golkar, pada pembukaan Rapimnas IV dan HUT ke-44 Partai Golkar, di JCC, Jumat (17/10) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Hj. Ani Yudhoyono, Jumat (17/10) malam, menghadiri pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IV dan HUT ke-44 Partai Golkar, di Jakarta Convention Center (JCC). Turut hadir para pimpinan partai politik, duta besar negara sahabat, sesepuh Golkar BJ. Habibie, Akbar Tanjung, Faisal Tanjung, pengurus daerah se Indonesia, dan ribuan kader Golkar Jabotabek.

Dalam sambutannya, Presiden SBY mengharapkan pasang surut perjalanan Partai Golkar akan lebih mematangkan dan memperkuat kepribadian Golkar untuk berbuat lebih baik lagi bagi bangsa dan negara. Selaku kepala negara dan kepala pemerintahan, SBY mengucapkan terimah kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Partai Golkar, khususnya empat tahun terakhir ini atas kebersamaannya dan dukungannya mengatasi masalah di negeri ini. "Untuk diketahui, jumlah fungsionaris Golkar yang ada dalam jajaran Kabinet Indonesia Bersatu adalah yang terbanyak dibandingkan fungsionaris partai lain, termasuk partai Demokrat. Jumlah ini lebih banyak lagi kalau ditambah dengan menteri-menteri yang relatif lebih dekat dengan Partai Golkar," kata Presiden SBY.

Presiden menuturkan, sekarang ini sudah mulai diwacanakan tentang koalisi dan parnetship satu parpol dengan parpol lainnya, baik menuju pemilu 2009 maupun pasca 2009."Dengan segala kerendahan hati saya berpendapat Golkar sebagai partai besar tentu memiliki pandangan, posisi, dan kearifan untuk pada saatnya nanti menentukan sikap dan pilihan politiknya berkaitan dengan koalisi dan kebersamaan itu. Kita semua tentu menghormati apapun posisi dan pilihan partai Golkar, dan saya yakini tentu dengan niat dan tujuan yang baik," SBY menjelaskan.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar M. Jusuf Kalla mengatakan, semua partai punya kebanggaan. "Golkar memiliki kebanggaan telah mengabdi 44 tahun. Berbagai tantangan telah dilalui. Apapun masa yang kita lalui, tujuan partai tidak pernah berubah, yaitu meningkatkan kemakmuran bagi seluruh bangsa," ujar Jusuf Kalla, yang juga Wakil Presiden. (win)