Berita Utama

Presiden Akan ke China Hadiri KTT ASEM

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan kunjungan kerja ke Beijing, China, pada 22-26 Oktober 2008, dalam rangka menghadiri KTT ke-7 Asia Europe Meeting (ASEM). Selain itu, Presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara peserta ASEM.

Demikian disampaikan Juru Bicara Presiden Bidang Luar Negeri, Dino Patti Djalal, Selasa (21/10) siang, di Ruang Pers Kepresidenan, Jakarta. Acara Presiden SBY di luar kegiatan ASEM, antara lain, menghadiri ASEAN Leaders Summit, dan ASEAN plus Three Leaders Summit. Sedangkan pertemuan bilateral yang sudah dijadwalkan adalah dengan Presiden RRT, Wakil PM RRT, Gubernur Bank Sentral RRT, PM Singapura, Komisaris Uni Eropa, PM Belanda, dan Presiden Bulgaria. Selain itu, Presiden SBY juga akan memngadakan one-on-one business meeting dengan beberapa perusahaan RRT.

”Pada kesempatan kunjungan itu, Presiden SBY juga akan memberikan orasi ilmiah di Beijing University dan Beijing University School of Chinese Medicine, dan melakukan video conference mengenai Climate Change bersama Troika Leaders (Indonesia, Denmark, Polandia) dan Sekjen PBB,” Dino menjelaskan.

Menurut Dino, kunjungan Presiden SBY ini akan mengangkat beberapa isu global, seperti krisis keuangan global dan isu perubahan iklim. ”Kedua hal ini penting karena mempunyai dampak yang besar, bukan hanya negara-negara maju, tetapi juga khususnya untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia,” kata Dino.

Pada KTT ke-7 nanti para pemimpin ASEM akan membahas beberapa topik, yakni Global Issues (food security, disaster management preparedness), Promoting Asia Europe Trade and Investment, Global and Regional Development, Driving Sustainable Development, Deepening Dialogue Among Civilization.

KTT ASEM ke-7 akan berlangsung pada 24 -25 Oktober 2008, dengan tema “Vision and Action: Towards a Win-Win Solution”. Para kepala negara/pemerintahan ASEM dapat kembali menggali potensi yang dimiliki ASEM bagi perwujudan kerjasama yang bersifat menguntungkan dan bermanfaat bagi masyarakat kedua kawasan, Asia dan Eropa.

ASEM dibentuk di Bangkok pada Maret 1996. Kini memiliki 45 mitra, 16 negara Asia (10 negara ASEAN ditambah 6 negara Asia lainnya), 27 negara Uni Eropa, dan Komisi Eropa. KTT ASEM dilakukan dua tahun sekali secara bergantian di Benua Asia dan Eropa. (win)