Berita Utama
Kamis, 23 Oktober 2008, 10:35:14 WIB
Hari Kedua di China
SBY Bertemu Presiden RRT Hu Jintao
Presiden SBY dan Presiden RRT Hu Jintao memimpin delegasi negara masing-masing dalam pertemuan bilateral di Great Hall The People Beijing, China, Kamis (23/10) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Pada sambutan awalnya, Presiden Hu Jintao mengucapkan terima kasih atas bantuan Indonesia saat bencana alam di China serta dukungan Indonesia mensukseskan Olimpiade Beijing yang lalu. Sementara Presiden SBY mengatakan Indonedia membawa delegasi besar, beberapa menteri dan pengusaha terkemuka, untuk mensukseskan KTT ke-7 ASEM.
Usai pertemuan, Jubir Presiden, Dino Patti Djalal, mengatakan bahwa pertemuan berlangsung penuh persahabatan. Kedua pemimpin membahas masalah bilateral, regional, dan internasional. ”Presiden SBY menyampaikan selamat pada China atas suksesnya penyelenggaraan Olimpiade dan suksesnya ruang angkasa China. Presiden juga menyatakan puas dengan kerjasama kemitraan strategis antara Indonesia dan China yang dimulai sejak tahun 2005 dan SBY berharap kerjasama dapat terus ditingkatkan,” ujar Dino.Dalam rangka meningkatkan kerjasama ini, lanjut Dino, Presiden mengundang PM China untuk datang ke Indonesia, terutama untuk mencanangkan action plan guna memajukan parnetship strategis tersebut .
Secara khusus Presiden SBY menekankan pentingnya kerjasama ekonomi ditingkatkan. Kerjasama perdagangan sudah jauh melesat hampir mencapai 30 miliar dolar, sesuai target bersama kedua pemimpin. Secara khusus Presiden juga menekankan pentingnya kerjasama di bidang energi, listrik dan infrastruktur. Presiden SBY juga mneyinggung masalah Gas Tangguh. "Hal ini perlu dibahas lebih lanjut," Dino menjelaskan.
Menurut Dino, Indonesia dan China perlu terus bekerjasama dalam Chiangmai Inisiatif, yang merupakan salahsatu mekanisme kerjasama yang penting di kawasan yang melibatkan ASEAN dan tiga negara Asia Timur atau ASEAN plus Three. Presiden SBY juga mengundang China untuk menghadiri Bali Democracy Forum pada Desember nanti.
Penyampaian Presiden ini pada umumnya ditanggapi dengan baik oleh Presiden Hu Jintao. RRT menghargai sekali kemajuan strategic partnetship kedua negara dan terus dikembangkan. “Wu Jintao menekankan komitmen kerjasama ekonomi dan infrastruktur, walaupun ada krisis finansial,” Dino menambahkan.
Selain menghadiri KTT ke-7 ASEM, 24-25 Oktober 2008, Presiden SBY memanfaatkan kunjungannya ini untuk melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan beberapa pemimpin ASEAN dan Eropa. Antara lain, dengan Presiden RRT ini, PM Singapura, Komisaris Uni Eropa, PM Belanda, dan PM Bulgaria.
Delegasi Indonesia yang mendampingi Presiden SBY, antara lain, Menko Polhukam Widodo AS, Seskab Sudi Silalahi, Menlu Hassan Wirajuda, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Mendag Mari E. Pangestu, Meneg BUMN Sofyan Djalil, Menkes Siti Gadillah Soepari, Meneg LH Tachmat Witoelar, Wakil Ketua DPD Irman Gusman, serta Jubir Presiden, Dino Patti Djalal dan Andi A.Mallarangeng. (osa/win)



