Berita Utama

Presiden dan Ibu Ani Kunjungi Beijing University of Chinese Medicine

Presiden SBY menerima buku Compendium of Materia Medica dari dr. Gu Shua, usai memberi kuliah umum di Beijing University of Chinese Medicine, Minggu (26/10) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menerima buku Compendium of Materia Medica dari dr. Gu Shua, usai memberi kuliah umum di Beijing University of Chinese Medicine, Minggu (26/10) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Beijing: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani mengunjungi Beijing University of Chinese Medicine (BUCM), Minggu (26/10) pagi. Lebih kurang 100 mahasiswa menyambut kedatangan rombongan Presiden SBY, sementara Presiden BUCM dr. Gu Sihua menyambut di lobi.

Gu Sihua dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam musim gugur ini mereka mendapat kunjungan hehormatan dari rombongan Presiden SBY. "Perkenankan kami para guru dan mahasiswa yang berjumlah sekitar 20.000 ini mengucapkan terimakasih. Indonesia merupakan negara sahabat bagi Tiongkok. Presiden SBY adalah sosok yang berusaha mendorong hubungan persahabatan antara Indo dan Tiongkok, juga mendorong pertukaran dan perkembangan ilmu kedokteran tradisional kedua negara," kata Gu Sihua.

"Presiden SBY adalah pemimpin yang memperhatikan kesehatan rakyatnya, oleh karena itu Presiden menaruh perhatian yang besar terhadap ilmu kedokteran tradisional," Gu Sihua menjelaskan. "BUCM adalah universitas yang memiliki ilmu kedokteran tradisional yang luas dan dalam. Jumlah mahasiswa kami berjumlah 18 ribu orang, 10.000 orang diantaranya merupakan mahasiswa full time. Kami memiliki 1300 mahasiswa luar negeri. Mahasiswa Indonesia kami berjumlah 27 orang, 4 orang menempuh pasca sarjana dan 23 orang menempuh pendidikan sarjana," terangnya.

Presiden SBY sendiri sangat bersyukur dan bahagia dapat berkunjung ke universitas yang memiliki reputasi baik ini. "Saya ucapkan terimakasih atas keramahtamahan yang diberikan kepada saya dan delegasi dari Indonesia. Rombongan saya dari Indonesia cukup besar, diantaranya adalah menteri kesehatan dan para pimpinan universitas terkemuka di Indonesia. Sudah lama kami ingin berkunjung ke universitas ini untuk menjalin persahabatan yang lebih baik lagi di masa depan," seru SBY.

Dalam kesempatan tersebut Presiden SBY mendapatkan kenang-kenangan berupa buku Compendium of Materia Medica, yaitu kompilasi kuno yang memuat tentang 1.892 jenis obat-obatan tradisional Tiongkok. Penulis bukunya adalah Li Shizen. Kemudian Presiden SBY dan Ibu Ani serta rombongan terbatas meninjau Museum of Chinese Traditional Medicine yang memamerkan berbagai macam contoh obat-obatan tradisional. (osa/win)