Berita Utama
Rabu, 29 Oktober 2008, 10:51:56 WIB
Peresmian Pameran Konstruksi Indonesia 2008
Presiden SBY, didampingi Menteri PU Djoko Kirmanto, meresmikan Pameran dan Konferensi Internasional Konstruksi Indonesia 2008 , Rabu (29/10) pagi, di JCC. (foto: rusman/presidensby.info)
Konstruksi Indonesia 2008 kali ini mengambil tema "Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Melalui Inovasi Teknologi Konstruksi" dan diikuti 62 peserta. Ada banyak rangakaian kegiatan, antara lain, Lomba Tukang dan Mandor, Lomba Karya Ilmiah Terkait Konstruksi, Lomba Karya Konstruksi, Bedah Buku Konstruksi, ikut serta dalam The Big 5 Building the Middle East dan Misi Konstruksi ke kawasan Timur Tengah, dan Penganugerahan Karya Konstruksi.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, dengan event ini banyak pihak akan mendapatkan keuntungan karena hadir para pelaku dan pakar konstruksi yang bisa saling berbagi pengetahuan. "Ke depan, hasil yang diharapkan dari event besar semacam ini adalah menumbuhkembangkan jasa konstruksi bagi kemandirian dan kesejahteraan bangsa," ujar Menteri PU.
Acara ini memang dirancang untuk menjadi awal jejaring yang luas antara pelaku jasa konstruksi lokal maupun internasional. "Mari kita mulai membahas mengenai kerjasama dalam jejaring yang luas dalam koridor yang benar, kompetensi yang tepat, kepercayaan, sinergi, dan hubungan timbal balik untuk membangun jejaring tersebut yang mempunyai kesetaraan sosial, mendapat dukungan politik, kelembagaan yang sesuai, keekonomian dan keuangan yang layak, serta dapat dikelola dengan baik," Djoko Kirmanto menegaskan.
Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden SBY menjelaskan bahwa sektor konstruksi memiliki peran khas yang sangat penting dalam perekonomian suatu negara. Selama ini dilaporkan, bahwa sektor konstruksi Indonesia menyumbang 6-7 persen dari GDP nasional serta 4,7 persen lapangan pekerjaan. "Sektor konstruksi juga memberikan konstribusi penting dalam pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan kualitas lingkungan serta memfasilitasi sektor lain untuk bergulir. Bahkan dalam kondisi ekonomi yang sulit pasca krisis beberapa waktu lalu, sektor konstruksi sekali lagi telah memainkan peranan yang strategis," kata SBY.
Sambil membaca "Basmallah", Presiden SBY kemudian melakukan penekanan tombol sirene sebagai tanda resmi membuka Pameran dan Konferensi Internasional Konstruksi Indonesia 2008. Presiden SBY kemudian melakukan peninjauan keliling pameran.
Tampak hadir dalam rombongan Presiden, antara lain, Plt. Menko Perekonomian/Menkeu Sri Mulyani, Seskab Sudi Silalahi, Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng, dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. (mit)



