Berita Utama
Rabu, 29 Oktober 2008, 11:26:32 WIB
Efek Krisis Keuangan Global Seperti Tsunami
Jakarta: Sistem perekonomian global membutuhkan perbaikan karena tidak aman dan rentan. Suatu negara bisa menjadi korban seketika oleh sebab yang kita tidak ketahui. “Oleh karena itu, kita harus memikirkan global financial system yang pas, aman, serta berfungsi dengan baik dan tidak rentan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat meresmikan Pameran dan Konferensi Internasional Konstruksi Indonesia 2008, Rabu (29/10) pagi, di Hall B Jakarta Convention Center.Karena sistem perekonomian global yang rentan tersebut, maka dampak dari krisis perekonomian global juga dirasakan di Indonesia. Oleh karena itu, Presiden SBY mengajak seluruh masyarakat untuk memahami situasi perekonomian saat ini. “Dewasa ini, dunia sedang menghadapi resesi. Dipicu dari krisis keuangan yang bermula dari Amerika Serikat. Yang akhirnya memiliki efek seperti Tsunami, merembet ke negara-negara lain di dunia,” SBY menjelaskan.
Oleh sebab itu, Presiden SBY mengajak seluruh pihak untuk terus melakukan upaya menanggulangi krisis. “Terus lakukan upaya, langkah-langkah nyata, baik kebijakan dan tindakan, untuk mengurangi dampak untuk meminimalkan dampak. Tidak satupun negara yang tidak terkena dampaknya. Saat ini, kita mendapatkan dampak, baik yang langsung dirasakan, maupun yang mulai dirasakan tahun-tahun mendatang. Mari kita berusaha untuk meminimalkan dampak itu, agar perekonomian tetap terjaga,” ujar Presiden. (mit)



