Berita Utama
Jumat, 31 Oktober 2008, 17:03:22 WIB
Presiden Anugerahkan 80 Piala Citra Pelayanan Prima
Presiden SBY menyerahkan Piala Citra Pelayanan Prima 2008 kepada Dubes RI di Malaysia, Da`i Bachtiar, mewakili 80 penerima lainnya, di Istana Negara, Jumat (31/10) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Pemberian penghargaan kepada Unit Pelayanan Publik, menurut Taufiq Effendi, sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 1995. “Kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya pembinaan aparatur negara dengan cara memberikan penghargaan dan sentuhan langsung dari pimpinan pemerintah tertinggi, yaitu Bapak Presiden, guna lebih mendorong dan memberikan semangat dalam peningkatan pelayanan public oleh unit pelayanan publik,” Taufiq menjelaskan.
Unit Pelayanan Publik tersebut pada umumnya melayani masyarakat yang kurang beruntung dan bahkan masyarakat yang jauh di perbatasan. “Prestasi mereka cukup membanggakan karena dengan segala keterbatasan, baik dari sumber daya manusia maupun sarana prasaranya, tetapi karena komitmen yang kuat dari aparatur yang bersangkutan,” Menteri PAN menambahkan.
Sementara itu, Presiden SBY dalam sambutannya menyampaikan sudah saatnya mengubah paradigma abdi negara atau abdi rakyat, dari budaya dilayani menjadi budaya melayani. “Jangan dibalik,” SBY menegaskan. “Dalam sistem demokrasi, dalam NKRI, mari betul-betul kita memberikan pelayanan terbaik pada rakyat kita. Kita senang bahwa sejumlah kemajuan telah dicapai meskipun masih banyak lagi pekerjaan rumah kita. Kita ingin betul-betul suatu saat Indonesia memiliki pelayanan terbaiknya, memiliki tata pemerintahan yang baik dan memiliki birokrasi yang baik pula,” SBY menambahkan.
Piala Citra Pelayanan Prima 2008 diterima, antara lain, Kedubes RI di Singapura, Kedubes Kuala Lumpur, Kantor Imigrasi Khusus Kelas I Surabaya, Kantor Pelayanan Pajak Madya Denpasar, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Makassar II, dan Balai Besar Bahan dan Barang Teknik Bandung. Sedangkan Piagam Citra Pelopor Inovasi Pelayanan Prima 2008 diberikan kepada, antara lain, Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto, Dirjen Pajak Departemen Keuangan Darmin Nasution, dan Dubes RI untuk Republik Singapura Wardhana.
Hadir dalam acara tersebut antara lain, Menko Polhukkam Widodo AS, Plt Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati, Menlu Hassan Wirajuda, Mendag Mari E. Pangestu, dan Jaksa Agung Hendarman Supandji. (osa)



