Berita Utama

Presiden Hadiri Dies Natalis ke-45 IPB

Presiden SBY, didampingi Ibu Ani, menghadiri Dies Natalis ke-45 IPB di Darmaga, Bogor, Selasa (4/11) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY, didampingi Ibu Ani, menghadiri Dies Natalis ke-45 IPB di Darmaga, Bogor, Selasa (4/11) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Bogor: Selasa (4/11) pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis ke-45 Institute Pertanian Bogor, di Graha Widya Wisuda. Dalam sidang ini, Presiden SBY menyampaikan orasi ilmiah berjudul "Ekonomi Indonesia Abad 21, Menjawab Tantangan Globalisasi ".

Rektor IPB, Dr. Herry Suhardiyanto menyampaikan ucapan terimaksih kepada Presiden SBY yang meluangkan waktu untuk datang ke IPB. "Sungguh merupakan suatu kebanggaan bagi kami atas kesediaan Bapak Dr. H. Susiolo Bambang Yudhoyono, Presiden RI sebagai alumni IPB yang sangat kami banggakan, berkenan untuk memberikan orasi ilmiah yang sangat penting dalam rangka pencerahan bagi pengembangan IPB dan bangsa Indonesia ke depan," kata Herry.

IPB telah 45 tahun berkiprah dan menorehkan sejarah. baik dalam bidang pendidikan maupun pembangunan pertanian dalam arti luas. "IPB memperoleh beberapa prestasi membanggakan yang diraih dosen dan mahasiswa, antara lain dosen berprestasi nasional peringkat dua tahun 2008 yang diraih Rizaldi Boer dan mahasiswa berprestasi nasional tingkat pertama tahun 2008," kata Herry.

Sebagai akademisi, IPB akan terus memberi dukungan dan kepercayaan penuh kepada pemerintah untuk bekerja memelihara momentum kebangkitan perekonomian nasional. "Sayang kalau momentum ini lepas dan disia-siakan karena bertahun-tahun kita semua bekerja keras untuk proses recovery setelah krisis 1998. Hal ini telah berjalan dengan baik dan bahkan kemudian pada tahun-tahun terakhir ini tanda-tanda perbaikan itu nyata," Herry menjelaskan.

"Kita berharap pemerintah mampu mengelola situasi ini dengan baik agar pembangunan ekonomi yang sedang berlangsung dewasa ini dapat terus tumbuh dan mampu mengangkat kesejahteraan rakyat," ujar Herry.

Peringatan Dies Natalis ke-45 IPB bertepatan dengan peringatan 100 Tahun Kebangkitan Nasional dan 80 Tahun Sumpah Pemuda dipandang sebagai momen penting bagi IPB untuk memprakarsai sebuah kebangkitan baru, membangun konvergensi nasional dalam berbangsa dan bernegara.

Presiden SBY di awal orasi ilmiahnya mengucapkan selama berdies natalis kepada IPB. "Semoga ke depan lembaga pendidikan yang sama-sama kita banggakan dapat meningkatkan prestasi, kinerja dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara," ujar SBY. Presiden berharap IPB dapat terus menjadi world class university, menjadi lembaga riset bertaraf internasional terdepan di bidang pertanian dan pelopor dalam ketahanan pangan.

Sidang Terbuka IPB dibuka dan ditutup Rektor IPB. Mendampingi Presiden SBY, antara lain, Mendiknas Bambang Sudibyo, Plt. Menko Perekonomian Sri Mulyani, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Mentan Anton Apriyantono, Menristek Kusmayanto Kadiman, serta Jubir Presiden Andi Mallarangeng. (osa)