Berita Utama

Indonesia-Madagaskar Sepakat Tingkatkan Kerjasama

Presiden SBY dan Presiden Madagaskar Marc Ravalomanana mengadakan konferensi pers bersama, usai pertemuan bilateral, di Istana Merdeka, Rabu (5/11) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY dan Presiden Madagaskar Marc Ravalomanana mengadakan konferensi pers bersama, usai pertemuan bilateral, di Istana Merdeka, Rabu (5/11) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Republik Madagaskar Marc Ravalomanana sepakat untuk meningkatkan kemitraan dan persahabatan yang kokoh antar kedua negara. Hal tersebut disampaikan oleh kedua pemimpin dalam konferensi pers bersama usai melakukan pertemuan bilateral, di Istana Merdeka, Rabu (5/11) siang.

Presiden SBY menjelaskan bahwa ada beberapa sektor yang dibahas di dalam pertemuan bilateral tersebut. Diantaranya adalah sektor pertanian, energi, pendidikan dan kebudayaan, perdagangan dan investasi, serta hubungan diplomatik. ”Disamping lima bidang utama tersebut, kami juga sepakat untuk melebarkan dan memperkuat hubungan di bidang keamanan, military cooperation, maupun kerja sama keamanan yang lebih luas lagi,” kata SBY.

Kedua belah pihak telah sepakat untuk meningkatkan hubungan bilateral, khususnya kerja sama di bidang ekonomi. ”Karena kami melihat adanya peluang dan keinginan dari dunia usaha kedua negara untuk bisa menjalin kerja sama yang lebih luas dan kongkrit,” SBY menambahkan.

Presiden SBY dan Presiden Ravalomanana juga sepakat untuk menindaklanjuti apa yang sudah dibahas dalam pertemuan bilateral, dalam bentuk tindakan-tindakan yang konkret. ”Diharapkan akan ada pembentukan komisi, dan juga diharapkan ada tindakan lebih lanjut dan kecepatan dalam implementasinya,” ujar SBY.

Selain itu, pemimpin kedua negara juga sepakat untuk meningkatkan representasi masing-masing negara pada tingkat duta besar. ”Dengan demikian, kerja sama bisa lebih efektif dan efisien di waktu mendatang.” kata SBY.

Sementara itu, Presiden Madagaskar mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas kerja samanya di berbagai bidang, terutama pertanian. ”Kami harus belajar dari Indonesia mengenai cara untuk memproduksi beras, karena Madagaskar ingin melipatgandakan produksi beras kami,” katanya.

Sebelum melakukan konferensi pers bersama, dilakukan penandatangan nota kesepahaman antar kedua negara tentang pembentukan komisi bersama untuk hubungan bilateral antara Indonesia dan Madagaskar. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dan Menlu Madagaskar Marcel Ranjeva, disaksikan oleh kedua kepala negara. (mit)