Berita Utama

Presiden Menerima Pengurus PERWARI

Presiden SBY  saat menerima pengurus  PERWARI (Persatuan Wanita Republik Indonesia) di Kantor Presiden, hari Kamis (6/11) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY saat menerima pengurus PERWARI (Persatuan Wanita Republik Indonesia) di Kantor Presiden, hari Kamis (6/11) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Kamis (6/11) pagi menerima pengurus PERWARI (Persatuan Wanita Republik Indonesia) di Kantor Presiden, yang datang untuk melaporkan persiapan Kongres ke XXII PERWARI bertema Perwari Mendukung Program Pemerintah Melestarikan Lingkungan Hidup.

Para pengurus PERWARI itu antara lain Setiaty Hanky (Ketua Periodik), Tien Effendi, Ati Harkati Prasetyo, Jetty Purnama, Laela Rambey, Susan Fajar, Sri Anggraeni, Suhartini Syahroen Alan dan Syamsidar Firdaus. Sementara Presiden SBY didampingi Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi dan Menneg Pemberdayaan Perempuan, Meuthia Hatta Swasono serta Jubir Presiden, Andi Mallarangeng.

”Presiden SBY menyambut gembira aktifitas dan perjuangan organisasi PERWARI dalam berbagai bidang pembangunan. Presiden juga mendorong Ibu-Ibu dari PERWARI untuk terus melakukan aktifitas perjuangan yang positif,” ujar Setiaty Hanky. Ditambahkan, " PERWARI sangat mendukung program-program pemerintah dalam mencapai tujuan nasional, terutama di bidang pendidikan formal dan non formal,” tambahnya. Sebagai perwujudan dari dukungan tersebut, PERWARI telah mendirikan 139 sekolah yang terdiri dari TK, SD, SMP, SLTA, SMK dan SLB. Banyak dari pejabat pemerintah adalah lulusan dari sekolah yang didirikan PERWARI, diantaranya Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menneg Pemberdayaan Perempuan Meuthia Hatta Swasono dan Mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid.

PERWARI yang saat ini memiliki anggota sekitar 10.000 orang, didirikan di Klaten bulan Desember 1945, dengan maksud menggalang persatuan dan membentuk badan persatuan. Persatuan Wanita Indonesia (Perwani) dan Wanita Negara Indonesia (Wani) dilebur menjadi badan fusi dengan nama Persatuan Wanita Republik Indonesia.

“Perwari dan kongresnya merupakan ajang perjuangan wanita Indonesia yang sampai sekarang terus aktif. Ini merupakan perwujudan dari perjuangan kaum wanita Indonesia yang akan terus berlanjut,” kata Juru Bicara Presiden Andi A. Mallarangeng kepada wartawan, usai mendampingi Presiden menerima pengurus PERWARI. (mit)