Berita Utama

Presiden akan ke AS dan Amerika Latin

Hadiri KTT G-20 Membahas Krisis Keuangan Global

Jubir Presiden, Dino Patti Djalal Rabu (12/11) sore memberi keterangan pers mengenai rencana kunjungan Presiden SBY ke AS dan Amerika Latin. (foto: rusman/presidensby.info)
Jubir Presiden, Dino Patti Djalal Rabu (12/11) sore memberi keterangan pers mengenai rencana kunjungan Presiden SBY ke AS dan Amerika Latin. (foto: rusman/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara tanggal 13 - 26 November 2008, akan melakukan beberapa kunjungan kerja dan kunjungan resmi ke Amerika Serikat dan Amerika Latin. "Kunjungan ke Amerika Serikat pada tanggal 14 - 15 November, Meksiko pada tanggal 16 - 17 November, Brazil pada tanggal 18 - 20 November dan Peru pada tanggal 20 -23 November 2008," kata Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal di Kantor Presiden, Rabu (12/11) sore.

Kunjungan Presiden SBY ke Amerika Serikat, jelas Dino adalah untuk menghadiri KTT G-20 yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 November di Washington DC. "Tujuan dari KTT G-20 adalah untuk membahas krisis keuangan global yang meliputi penyebab dari krisis tersebut, langkah-langkah bersama dari negara-negara anggota untuk menghadapi krisis saat ini dan untuk menghindari krisis yang sama di masa depan dan juga berusaha untuk mendapatkan kesepakatan prinsip-prinsip dasar untuk mendorong reformasi sistem keuangan dunia," Dino menerangkan.

"Output direncanakan berupa joint statement atau communique yang telah dibahas sebelumnya oleh para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G-20 di San Paulo, Brazil pada tanggal 8-9 November 2008. G-20 adalah suatu forum yang dibentuk tahun 1999 sebagai forum dialog antara para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dari negara-negara maju dan negara-negara berkembang yang penting (emerging markets) untuk mengatasi dampak krisis keuangan Asia akhir tahun 1990-an," tambah Dino.

Berhubung krisis keuangan global tahun ini memiliki dampak luas, maka untuk pertama kalinya diselenggarakan pertemuan G-20 pada tingkat kepala negara/pemerintahan. "Anggotanya terdiri dari negara-negara terpenting dalam sistem ekonomi dan keuangan global yang memainkan peran penting di kawasan masing-masing. Anggota G-20 mewakili 85 persen PDB dunia, 2/3 populasi global serta lebih dari 80 persen kepemilikan saham dari World Bank dan IMF," tambah Dino.

Indonesia merupakan satu-satunya negara anggota ASEAN di G-20. Anggota-anggota lainnya adalah Argentina, Australia, Brazil, Kanada, Cina, Perancis, Jerman, India, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Saudi Arabia, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Rencananya Presiden SBY di Washington DC juga akan menelpon Barack Obama. "Sudah ada kontak dengan tim Obama dan sudah ada jawaban dari mereka mengenai usulan jam untuk Presiden SBY menelpon Obama. Tapi dari kita jam yang diusulkan belum cocok, sehingga masih ada pembicaraan antara kantor presiden dan tim Obama untuk mencari jam yang tepat untuk menelpon Obama," kata Dino.

"Setelah kunjungan kerja di Washington DC, Presiden SBY dan Ibu Ani akan melakukan kunjungan kerja selama dua hari, 16-17 November 2008 ke Meksiko. "Selama di Meksiko, Presiden SBY antara lain dijadwalkan untuk mengadakan tete-a-tete dengan Presiden Meksiko, Felipe Calderon Hinojosa, memimpin pertemuan bilateral delegasi RI-Meksiko yang akan membahas upaya peningkatan hubungan bilateral kedua negara, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman di bidang perdagangan, energi antara Pertamina-Pemex, serta mengadakan one-on-one meeting dengan pengusaha Meksiko yang bergerak di bidang pertambangan, energi," ujar Dino.

Kunjungan Presiden SBY ke Brazil merupakan kunjungan resmi yang pertama kalinya. Kunjungan ini juga merupakan kunjungan balasan dari Presiden Brazil, Inacio Lula da Silva yang berkunjung ke Indonesia pada tanggal 12 Juli 2008. "Di Brazil, Presiden SBY akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Brazil di kota Brasilia, mengunjungi pusat industri ethanol di Riberio Preto," kata Dino. SBY juga menghadiri pagelaran budaya dalam rangka memperingati 55 tahun hubungan RI-Brazil di Rio de Janeiro dan direncanakan untuk menghadiri business forum dengan beberapa pengusaha terkemuka Brazil.

Presiden SBY akan melakukan kunjungan kerja ke Lima, Peru dalam rangka menghadiri pertemuan para pemimpin ekonomi APEC ke-16. "Selama kunjungan di Lima, SBY dijadwalkan akan memberikan keynote speech pada acara APEC CEO Summit 2008 dengan tema: Economic Growth and Poverty Alleviation: What Are the Challenges for APEC's Developing Economies, menghadiri APEC Economic Leaders I dan II. SBY juga akan menghadiri pertemuan dengan APEC Business Advisory Council (ABAC), melakukan pertemual bilateral dengan PM Australia Kevin Rudd, dab menghadiri pertunjukan malam kebudayaan atas undangan Presiden Peru Alan Garcia," Dino melanjutkan.

Presiden SBY dijadwalkan kembali ke tanah air pada hari Senin, 24 November 2008 dan diperkirakan tiba di Jakarta pada hari Rabu, 26 November 2008. (osa)