Berita Utama

Dibuka Presiden

Konferensi Nasional Kesadaran Perempuan Dalam Ketahanan Pangan Keluarga

Presiden SBY dan Ibu Ani  dialog dengan perempuan pada  pameran dan bazaar Ketahanan Pangan Keluarga di Balai Kartini, Jakarta Kamis (13/11) pagi. (foto: cahyo/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani dialog dengan perempuan pada pameran dan bazaar Ketahanan Pangan Keluarga di Balai Kartini, Jakarta Kamis (13/11) pagi. (foto: cahyo/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara, Kamis (13/11) pagi menghadiri sekaligus membuka Konferensi Nasional dan Pameran dengan tema Kearifan Lokal Perempuan Indonesia Menuju Ketahanan Pangan Keluarga, di Balai Kartini, Jakarta. Kegiatan ini diprakarsai Ibu Ani dengan didukung berbagai pihak untuk menyelamatkan bumi dari pemanasan global .

Presiden SBY memberikan apresiasi dan terimah kasih kepada para ibu-ibu yang tahun lalu telah melakukan tanam pohon dengan nama Gerakan Perempuan Tanam Pohon, yang pada tahun 2008 kembali melakukan gerakan tanam pohon. "Ibu-ibu telah melakukan gerakan yang bersejarah, tanam dan pelihara pohon. Tadinya ditargetkan 10 juta pohon, ternyata saya mendengar mencapai hampi 15 juta pohon yang tersebar di seluruh Indonesia, " kata Presiden SBY.

"Tahun ini dilanjutkan tanam dan pelihara dengan spesifikasi pohon yang produktif, seperti kelapa dan sukun. Ini juga menjadi hal yang bersejarah, karena ibu-ibu memilih menjadi bagian dari solusi ,bukan menjadi bagian dari persoalan di negeri ini," kata Presiden SBY. " Kalau saya, para menteri, gubernur dan lain-lain memikirkan ketahanan pangan nasional dan ketahanan pangan daerah, sementara ibu-ibu memikirkan ketahanan pangan keluarga, ini yang saya senang. Saya dukung, yang akhirnya kegiatan masak memasak, makan memakan, hidang - menghidangkan itu pada keluarga dirumah tangga masing-masing." ujar Presiden SBY. Sebelum memberikan sambutan Presiden SBY menyerahkan bibit pohon kelapa, sukun dan sagu secara simbolis kepada Ibu-Ibu dari tim penggerak PKK.

Sebelumnya Ketua Panitia Erna Witoelar melaporkan, tujuan kegiatan ini untuk membangun kesadaran perempuan dalam ketahanan pangan berbasis lokal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan, dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga. "Ada tujuh organisasi perempuan yang berkontribusi dalam kegiatan yakini, SIKIB, Dharma Wanita Pusat, PKK, Kowani, Dharma Pertiwi, Bhayangkari, APPB," ujar Erna.

Selain itu, lanjut Erna, konferensi ini dirangkaikan dengan pameran dan bazaar, menampilkan berbagai hasil ketahanan pangan keluarga, program dan hasil kegiatan gerakan perempuan tanam pohon dan pelihara,perkembangan teknologi yang mendukung ketahanan pangan, produk daur ulang, dan sebagainya.

Pembukaan konferensi yang akan berlangsung selama dua hari ini, dihadiri juga Ibu Mufidah Kalla, Mentan Anton Apriyantono, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Mendagri Mardiyanto, Meneg Pemberdayaan Perempuan Meutiah Hatta, serta para Gubernur dari dari seluruh Indonesia. Usai membuka konperensi, Presiden SBy dan Ibu Negara meninjau pameran ketahanan pangan keluarga dan Bazaar.(win)