Berita Utama
Minggu, 16 November 2008, 09:22:37 WIB
Komitmen Pemimpin G-20 Cukup Kuat
Washington: Komitmen negara-negara G-20 untuk mengatasi krisis global cukup kuat. Tapi kita tidak bisa berharap lebih karena ini menyangkut komunitas yang besar. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan ini dalam konferensi persnya kepada media massa Indonesia di Hotel Ritz Carlton, Sabtu (15/11) petang waktu setempat atau Minggu (16/11) pagi di indonesia.Presiden SBY merasakan komitmen dari para pemimpin yang hadir dalam forum G-20 cukup kuat terutama karena isu yang diangkat dan dibahas adalah isu-isu yang memang sangat penting untuk dikelola bersama. "Kalau masalah itu kita atasi secara bersama, semua juga membicarakan tentang apa yang harus dilaksanakan segera pada jangka yang sangat pendek, termasuk timeline yang diharapkan untuk menyelesaikan masalah ini,” SBY menjelaskan. Oleh karena itu, Presiden SBY menilai bahwa pertemuan puncak G-20 ini memiliki manfaat yang nyata untuk menginisiasikan satu kerja sama global dalam mengatasi permasalahan dunia.
Namun, semua memiliki keterbatasan. “Sekali lagi, tolong dipahami, ada kemampuan dan batas kemampuan dari sebuah komunitas yang besar untuk mengatasi masalah-masalah yang kita hadapi. Tetapi, paduan dari upaya nasional, regional dan global, tentu jauh lebih baik daripada masing-masing negara mengatasi masalah sendiri-sendiri,” SBY menandaskan.
Menurut Presiden SBY, hasil pertemuan KTT G-20 tidak boleh dilihat dari deklarasi semata. “Summit ini menghasilkan satu komitmen, satu kesepakatan, dan actions to be taken oleh komunitas global. Yang lain, tentunya, apa yang dilakukan oleh komunitas global setelah summit ini, yang akan kita lihat secara bersama,” jelasnya.
Dalam konferensi pers tersebut, Presiden SBY didampingi oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Ketua DPD-RI Ginandjar kartasasmita, serta dua Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (mit/har)



