Berita Utama

Belasungkawa Atas Serangan Teroris di Mumbai

Presiden SBY  menyambut  Presiden Republik India, Pratibha Devisingh Patil, di Istana Merdeka, hari Senin (1/12) pagi. (foto: haryono/presidensby.info)
Presiden SBY menyambut Presiden Republik India, Pratibha Devisingh Patil, di Istana Merdeka, hari Senin (1/12) pagi. (foto: haryono/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan rasa belasungkawa atas terjadinya serangan teroris di Mumbai, India. Hal tersebut diungkapkan Presiden SBY dalam konferensi pers bersama, usai mengikuti pertemuan bilateral antara India dan Indonesia di Istana Merdeka pada hari Senin (1/12) siang. “Indonesia mengucapkan belasungkawa atas terjadinya serangan teroris di Mumbai yang merenggut korban jiwa dan material yang tidak sedikit,” kata Presiden SBY.

Presiden India Pratibha Devisingh Patil berharap dapat meningkatkan kerja sama dengan Indonesia untuk memerangi terorisme. “Indonesia dan India memiliki kemiripan dalam isu-isu yang dihadapi oleh kedua negara. Kami juga menghadapi beberapa pihak yang tidak memperdulikan hidup manusia dan masyarakat. Dan baru-baru ini India harus berperang melawan terorisme,” kata Presiden India.

Sementara itu, dalam usaha melawan terorisme, Presiden SBY mengajak Presiden India serta seluruh dunia untuk bekerja sama memerangi terorisme. ”Kita berharap kerja sama internasional dapat ditingkatkan untuk memerangi terorisme,” ujar Presiden SBY.
Presiden SBY dalam kesempatan tersebut, juga mengucapkan rasa belasungkawanya terhadap mantan Perdana Menteri India V.P. Singh, yang meninggal dunia hari jumat (28/11) lalu karena penyakit leukimia dan kegagalan ginjal.

Selain kerja sama dalam menghadapi terorisme, Presiden SBY dan Presiden India juga sepakat untuk melaksanakan kerja sama di bidang pendidikan, industri perfilman, kepemudaan dan olah raga, farmasi dan teknologi dan informasi. (mit)