Berita Utama

Presiden: Hormati dan Petik Pelajaran dari Para Pahlawan

Presiden SBY didampingi Ibu Ani, dan Ibu Johana Sunarti Nasution, meninjau Museum Jenderal Besar Dr. A.H. Nasution, di Jl. Teuku Umar No. 40, Menteng, hari Rabu (3/12) sore. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY didampingi Ibu Ani, dan Ibu Johana Sunarti Nasution, meninjau Museum Jenderal Besar Dr. A.H. Nasution, di Jl. Teuku Umar No. 40, Menteng, hari Rabu (3/12) sore. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: ”Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati para pahlawan dan pemimpin-pemimpinnya. Bangsa yang arif adalah bangsa yang memahami sejarah negaranya, termasuk yang mampu memetik pelajaran dari sejarah itu. Bangsa yang cerdas adalah bangsa yang mengambil pelajaran masa lalu untuk melangkah ke masa depan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika meresmikan Museum Nasional Jenderal Besar Dr. A.H. Nasution yang terletak di Jl. Teuku Umar No. 40, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Rabu (3/12) sore.

"Indonesia, berdiri dan dapat dipertahankan melalui pertautan antara langkah-langkah diplomasi dan militer. Langkah-langkah tersebut, dilaksanakan oleh para pejuang di bidang diplomasi, juga pejuang di bidang militer. Misalnya Bung Karno, Bung Hatta, Ruslan Abdul Gani, Jenderal Besar Soedirman dan Jenderal Besar A.H. Nasution. Oleh karena itu saya ajak masyarakat untuk menghormati serta memetik pelajaran dari para pejuang bangsa. Marilah, berikan penghormatan yang layak bagi yang berjuang di bidang diplomasi dan militer,” kata Presiden SBY.

Bertepatan dengan Hari Juang Kartika yang jatuh pada tanggal 15 Desember 2008 nanti, Presiden SBY akan meresmikan renovasi pembangunan Monumen Panglima Sudirman di Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dalam kesempatan tersebut, Presiden SBY mengundang para sesepuh dan senior dari angkatan bersenjata untuk hadir dalam acara peresmian itu sebagai tanda penghormatan kepada Jenderal Besar Soedirman.

Tampak hadir dalam acara peresmian museum nasional tersebut antara lain Ibu Negara Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mensesneg Hatta Rajasa, Menbudpar Jero Wacik, Seskab Sudi Silalahi, serta dua Juru Bicara Presiden Andi A. Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. Juga hadir Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Subandrio, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soemarjono dan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. (mit)