Berita Utama
Jumat, 5 Desember 2008, 12:15:08 WIB
Presiden: Bantu Penyandang Cacat Dengan Konsep Kasih Sayang
Jakarta: Menolong dan membantu penyandang cacat bukanlah konsep sumbangan atau sodaqoh, tetapi konsep kasih sayang dan amanah. Kalau sudah menjadi amanah disertai kasih sayang, maka bantuan ini betul-betul harus diwujudkan dengan nyata. ”Bangsa yang besar antara lain adalah bangsa yang menyayangi, peduli, dan memiliki kesetiakawanan sosial yang tinggi kepada para penyandang cacat dan membantu para penyandang cacat tersebut,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya saat menghadiri peringatan Hari Internaional Penyandang Cacat 2008 di Istana Negara, Jumat (5/12) pagi.”Oleh karena itu saya menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia, terutama pihak-pihak yang memiliki kemampuan yang lebih untuk terus meningkatkan kepedulian dan bantuan kepada para penyandang cacat,” ujar SBY.
Presiden SBY juga mengajak seluruh komponen bangsa dan masyarakat luas untuk menjalankan Undang-undang No.4 tahun 1997 tentang penyandang cacat. ”Dikatakan dalam undang-undang, penyandang cacat berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Pekerjaan yang layak itu disesuaikan dengan jenis dan derajat kecacatannya, pendidikan yang dimiliki serta kemampuan yang juga dimiliki oleh para penyandang cacat itu,” jelas SBY.
”Saya ingin kuota satu persen di berbagai tempat pekerjaan termasuk perusahaan-perusahaan di seluruh Indonesia betul-betul dapat dipenuhi. Jadi kalau ada 100 karyawan, maka minimal satu orang adalah penyandang cacat. Saya meminta kepada semua jajaran pemerintah baik pusat maupun daerah, untuk memberikan pendidikan dan latihan bagi para penyandang cacat agar memenuhi persyaratan undang-undang dan yang bersangkutan menjadi terampil,” SBY menambahkan.
Fasilitas bagi penyandang cacat di tempat-tempat umum seperti bandara, terminal, pelabuhan laut yang memudahkan para penyandang cacat untuk melakukan aktivitasnya, harus ditingkatkan. ”Saya lihat sudah ada perkembangan, tetapi masih harus ditingkatkan lagi,” lanjut SBY. ”Saya meminta agar juga ada penyaluran modal usaha bagi usaha mikro kecil dan menengah yang banyak mempekerjakan para penyandang cacat,” jelas Presiden SBY. (osa)



