Berita Utama

Presiden SBY Sebagai Irup

Penghormatan Terakhir untuk Ali Alatas

Presiden SBY  bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pemakaman Ali Alatas, di TMP  Kalibata, Jakarta Selatan, hari Jumat (12/12) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pemakaman Ali Alatas, di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, hari Jumat (12/12) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pemakaman Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, almarhum Ali Alatas, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, hari Jumat (12/12) pukul 09.00 WIB. Upacara kemiliteran ini dilakukan untuk memberikan penghormatan terakhir dan penghargaan dari negara dan pemerintah atas pengabdian almarhum Ali Alatas semasa hidupnya, kepada bangsa dan negara.

Penyerahan jenazah mantan Menteri Luar Negeri itu untuk dikebumikan dari pihak keluarga kepada Inspektur Upacara dan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum mendahului upacara pelepasan. Pasukan tiga angkatan dan Polri, melakukan upacara pasang sangkur, sebagai tanda salvo siap ditembakkan untuk menghormati almarhum. Jenazah kemudian dimasukkan pelan-pelan ke liang lahat yang terletak di Blok M Taman Makam Pahlawan. Kemudian penghormatan terakhir dipimpin oleh Komandan Upacara. Prosesi pemakaman diakhiri dengan tabut bunga oleh keluarga Ali Alatas dan pelayat lainnya.

Dalam sambutannya sebagai Inspektur Upacara, Presiden SBY mengatakan bahwa sepanjang hayatnya, almarhum Ali Alatas telah mengabdikan diri untuk bangsa dan negara di dunia diplomasi dan hubungan internasional. "Almarhum dikenal sebagai diplomat handal serta negosiator yang cerdas, tangguh dan piawai dalam mewakili negara kita di berbagai perundingan, didasari kecintaan kepada bangsa dan tanah air. Almarhum gigih memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia di pentas nasional maupun global," kata Presiden SBY.

"Almarhum Ali Alatas juga telah diberi kepercayaan oleh Pemerintah Indonesia untuk mengemban tugas sebagai ketua Dewan Pertimbangan Presiden sampai akhir hayatnya. Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, almarhum dengan penuh semangat, tanggung jawab dan ketekunan yang tinggi, telah memimpin dan memformulasikan segenap pemikiran Wantimpres dalam bentuk pertimbangan dan rekomendasi yang tajam, jernih dan kontekstual kepada Presiden," kata Inspektur Upacara.

Setelah memberikan sambutan, seluruh pelayat yang hadir memberikan penghormatan terakhir kepada arwah almarhum. Suasana langit di pagi hari itu awalnya cerah, namun semakin lama berubah menjadi mendung. Sementara para pelayat yang semakin banyak berdatangan. Selamat jalan Mr. Alex.

Sebelum meninggalkan TMP Kalibata, Presiden SBY didampingi Ibu Negara memberikan penghormatan terakhir kepada Ali Alatas. Tampak hadir diantara pelayat antara lain seluruh Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, dan Duta Besar negara-negara sahabat. Hadir juga Emil Salim dan Try Sutrisno. (mit)