Berita Utama
Rabu, 17 Desember 2008, 10:00:47 WIB
Presiden: Kemampuan TNI Tidak Boleh Kalah Dari Negara Lain
Presiden SBY dan Ibu Negara meninjau kampus AKMIL usai upacara Prasetya Perwira TNI dan Pelantikan Perwira TNI - Polri tahun 2008, di AKMIL Magelang, Jateng, Rabu (17/12) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Harapan itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pelantikan Perwira TNI - Polri tahun 2008, di Lembah Tidar Akademi Militer (AKMIL) Magelang, Jawa Tengah, Rabu (17/12) pagi.
Karena itu Presiden minta agar Presiden SBY meminta agar para perwira remaja yang baru dilantik untuk terus mengembangkan diri serta berbuat dan bekerja yang terbaik, jangan lalai dan cepat berpuas diri. "Saya yakin dengan modal awal yang para perwira remaja yang dimiliki dan diterima dari lembaga pendidikan, disertai dengan disertai upaya untuk terus meningkatkan kemampuan itu, para perwira akan dapat melaksanakan tugas dengan berhasil," kata Presiden SBY.
Presiden mengingatkan, di dunia kemiliteran, strategi, taktik, doktrin, dan sistem kesenjataan makin berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan teknologi yang menandai terus berlangsung revolusi di dunia kemiliteran. "Perubahan cepat itu tentu menyangkut dan berpengaruh terhadap corak dan karakter dari peperangan dan pertempuranserta pendidikan dan pelatihan yang mesti dilakukan," jelas Presiden SBY
Demikian pula di dunia kepolisian. "Para perwira Polri harus juga memiliki profesionalitas, pengetahuan dan keterampilan yang tinggi, agar bisa menjalankan tugas pemberantasan kejahatan, penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban publik serta perlindungan dan pelayanan masyarakat dengan baik. Hal itu diperlukan karena ragam dan kualitas kejahatan dan pelanggaran hukum makin canggih dan berkembang, seiring dengan berkembangnya kehidupan masyarakat baik lokal, nasional maupun internasional," kata Presiden SBY.
Tampak hadir, Menkopolhukam Widodo AS, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Jubir Presiden Andi Mallarangeng dan Dino Pati Djalal. Hadir pula para petinggi TNI dan Pollri, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, KSAD Jenderal Agustadi Sasongko, KSAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno, KSAU Marsekal Subandrio, serta Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. (win)



