Berita Utama
Jumat, 19 Desember 2008, 11:05:29 WIB
Peringatan Hari Kesehatan Nasional
"Kesehatan Masyarakat Harus Makin Baik"
Presiden SBY menyerahkan penghargaan pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional, di Arena Pekan Raya Jakarta, Jumat (19/12) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Menteri Kesehatan Siti Fadhillah Soepari dalam laporannya antara lain mengatakan, HKN tahun ini bertema Rakyat Sehat, Kualitas Bangsa Meningkat. "Tema ini memberikan makna bahwa kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat haruslah dimiliki semua rakyat. Rakyat sehat sebagai kekuatan negara merupakan bagian dari ketahanan nasional, sebagai wujud kegigihan dan ketangguhan suatu bangsa yang antara lain penduduknya memiliki derajat kesehatan tinggi, baik secara fisik, mental dan sosial serta memiliki produktivitas yang tinggi. Dengan produktivitas yang tinggi diharapkan akan meningkatkan daya saing kita dan meningkatkan kualitas bangsa," kata Menkes. Dijelaskan, tujuan peringatan HKN adalah untuk meningkatkan kemandirian masyarakat untuk hidup bersih dan sehat menuju kualitas bangsa yang bermartabat.
Menurut Presiden SBY, tema yang dipilih oleh Departemen Kesehatan dalam rangka HKN 2008 ini sangat penting. ”Tema ini harus kita wujudkan denga karya nyata kita semua. Makin ke depan, kesehatan masyarakat dan bangsa Indonesia harus semakin baik. Inilah tekad dan tujuan dari pembangunan kesehatan, yang menjadi bagian penting dari pembangunan nasional kita,” jelas Presiden SBY.
Indonesia memiliki penduduk yang banyak dengan berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi. ”Oleh karena itu, pembanguan kesehatan harus serius dilakuan dengan konsep, strategi, kebijakan dan program-program yang nyata. Kalau rakyat sehat, kita semua tahu, baik secara fisik, sehat mentalnya, sehat sosial, hampir pasti negara kita kuat dan kualitas bangsa meningkat. Dengan keunggulan bangsa seperti itu bangsa kita akan menjadi bangsa yang maju, sejahtera dan bermartabat,” papar SBY. Melalui kegiatan ini Presiden SBY mengajak seluruh rakyat Indonesia dan segenap komponen bangsa untuk selalu mensukseskan program-program kesehatan yang pro rakyat, antara lain Desa Siaga dan Jaminan Kesehatan Masyarakat.
Sebelumnya, Presiden SBY menyerahkan penghargaan Manggala Karya dan Ksatria Bakti Husada kepada 10 orang dan institusi yang berjasa dalam memberikan sumbangan pemikiran, inovasi dan potensinya di bidang kesehatan. Penyerahan penghargaan tersebut, menandai acara puncak peringatan HKN. Untuk penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Kartika, diberikan kepada Sri Sultan Hamengkubuwono X (Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta) dan H. Lukman Hakim, S.H., M.M., (Walikota Metro Provinsi Lampung). Sedangkan penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Arutala diberikan kepada Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo (Gubernur Jawa Tengah) dan H. Herman Deru, S.H., M.M. (Bupati Kabupaten OKU Timur).
Sementara itu, untuk penghargaan Ksatria Bakti Husada Aditya diberikan kepada Dr. Makarim Wibisono, sedangkan penghargaan Ksatria Bakti Husada Arutala, diberikan Presiden SBY kepada K.H. M. Zainul Majdi, M.A. (Gubernur Nusa Tenggara Barat), Prof. dr. R.M. Padmosantjojo, Sp.BS (Dokter Spesialis Bedah Syaraf), Prof. Syamsurizal Zauzi, Sp.PD-KAI. (Dokter Spesialis Penyakit Dalam), Ny. Ratih Siswono Yudo Husodo, S.H., (Ketua Umum PPTI) serta Web Warouw (Jurnalis Sinar Harapan).
Para tamu undangan pada pagi hari itu juga dihibur oleh grup musik DEBU berkolaborasi dengan Reza Artamevia yang menyanyikan lagu Malam ini dan Do’a Rakyat. Juga disajikan pagelaran Lenong Bocah tentang Kesehatan oleh 7 orang anak Sekolah Dasar dan fragmen Tari Kesehatan oleh Sanggar Paripurna Bali. Usai menyaksikan persembahan kesenian, Presiden SBY dan Ibu Negara beserta rombongan meninggalkan lokasi diiringi lagu Aku Anak Sehat yang dinyanyikan oleh seluruh tamu undangan.
Hadir pula pada HKN antara lain Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, serta Jubir Presiden, Andi A. Mallarangeng (mit)



