Berita Utama

Presiden: Pemerintah Akan Terus Tingkatkan Kualitas Tenaga Medis

Jakarta: Pemerintah akan terus meningkatkan penyediaan Sarana Pelayanan Dasar hingga ke seluruh pelosok tanah air, serta meningkatkan kualitas tenaga medis agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik. Pemerintah juga akan terus meningkatkan pemberian Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi rakyat yang tidak mampu, meningkatkan pemenuhan ketersedian dan keterjangkauan obat-obatan, termasuk obat-obat generik esensial.

Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Jumat (19/12) pagi, pada Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Arena Pekan Raya Jakarta. Pemerintah, kata Presiden, akan terus berusaha sebaik mungkin dan bekerja lebih keras lagi agar kesehatan masyarakat Indonesia berada dalam kondisi yang dicita-citakan. “Pemerintah akan terus berusaha lebih keras lagi, lebih gigih lagi untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kita,” kata SBY.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Siti Fadhillah Soepari melaporkan, pemerintah telah mengalami banyak sekali perkembangan dalam pembangunan kesehatan bangsa Indonesia. “Pemerintah telah memberikan pelayanan kesehatan yang cukup bermakna, dimana tahun 2002 Angka Kematian Ibu 307/100.000 Kelahiran Hidup, tahun 2007 menjadi 228/100.000 Kelahiran Hidup tahun 2007. Ini berdasarkan hasil Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia," kata Menkes.

Angka Gizi Buruk tahun 2004 sebesar 7,2 persen, menjadi 5,4 persen pada tahun 2007, berdasarkan data RISKESDAS. Sedangkan Usia Harapan Hidup menurut Estimasi BPS berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 – 2005 adalah 69,8 tahun, (2005 – 2010) dan menjadi 71,5 tahun (2010 – 2015), jelas Menkes. Tampak hadir bersama dengan Presiden SBY antara lain Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, serta Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng. (mit)