Berita Utama
Rabu, 24 Desember 2008, 15:15:33 WIB
Peringatan Hari Nusantara
Deklarasi Juanda Menyatakan Wilayah Kedaulatan Negara Republik Indonesia
Presiden SBY menandatangani prasasti pada Peringatan Hari Nusantara Ke-9 Tahun 2008, di Pelabuhan Gresik, Jatim, Rabu (24/12) siang.(foto: haryanto/presidensby.info)
Menurut Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, berkat deklarasi inilah, Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas. "Luas laut sekitar tiga perempat dari keseluruhan wilayah Indonesia. Sebelumnya, masyarakat Internasional mengakui bahwa batas laut teritorial selebar 3 mil laut terhitung dari garis pantai terendah," jelas Menhub yang juga merupakan Ketua Panitia Nasional Hari Nusantara ini.
"Deklarasi Djuanda menyatakan bahwa segala perairan di sekitar, diantara dan yang menghubungkan pulau-pulau, termasuk dalam daratan Republik Indonesia, dengan tidak memandang luas dan lebarnya, adalah bagian yang wajar dari wilayah daratan RI, dan merupakan bagian dari perairan pedalaman atau perairan nasional yang berada di bawah Kedaulatan Negara Republik Indonesia.
Pada Hari Nusantara di Gresik ini, Menteri Kelautan dan Perikanan, Freddy Numberi menyerahkan bantuan Induk Unggul hasil rekayasa genetik Ikan Nila (Jatimbulan) kepada Penjabat Gubernur Jawa Timur, serta 500 Surat Ukur Gratis kepada perwakilan nelayan, yang diterima Sarmin dari Desa Bulu Jowo, Kecamatan Bancer, Kabupaten Tuban. Selain itu, diberikan juga penghargaan Adibakti Mina Bahari kepada 7 (tujuh) kategori, diantaranya kategori Nelayan Teladan, Tokoh Penggerak Pembangungan Perikanan Tangkap Teladan, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Perikanan Tangkap Teladan, Penyelenggara Pelelangan Ikan Teladan, Perusahaan Perikanan Teladan, Pemenang Evaluasi Kinerja Tahunan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Terbaik dan Pemenang Usaha Kecil Menengah (UKM) Pengolahan Ikan Terbaik.
Menteri Kelautan dan Perikanan juga memberikan bantuan 3 (tiga) Unit Kapal Penangkap Ikan yang terdiri dari 2 (dua) unit untuk Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, diterima Wakil Bupati Tapanuli Tengah, dan 1 (satu) unit untuk Kabupaten Pacitan, Jatim, yang diterima Bupati Pacitan. Juga diberikan Paket Bantuan Sosial Bidang Perikanan Budidaya kepada 5 Kabupaten, dan juga memberikan penghargaan kepada Konsultan Keuangan/pendamping UMKM Mitra Bank (KKMB) Teladan Tingkat Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan.
Dalam kesempatan tersebut pula, Menhub juga memberikan penghargaan kepada 3 (Tiga) orang Penjaga Menara Suar Teladan Tingkat Nasional, 3 (Tiga) orang Petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Teladan Tingkat Nasional, 1 (Satu) orang Operator Perusahaan Pelayaran Nasional Kapal Penumpang, yaitu PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT. PELNI), 1 (Satu) Operator Perusahaan Pelayaran Nasional Kapal Kargo, Kepada 1 (Satu) Operator Perusahaan Pelayaran Nasional Kapal Penyeberangan, 1 (Satu) Operator Perusahaan Pelayaran Nasional Kapal Perintis, Awak Kapal Perintis Teladan Tingkat Nasional, 3 (Tiga) Perusahaan Pelayaran Rakyat Teladan di Provinsi Jawa Timur. Menhub juga memberikan Bus Bantuan Kepada Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi sebanyak 162 Bus.
Presiden SBY berharap agar semua bantuan yang diserahkan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. "Infrastrukturnya, tolong dirawat dengan baik. Sarana pelayaran seperti kapal-kapal, peliharalah dengan sebaik-baiknya. Karena anggaran negara yang kita gunakan tidak sedikit. Oleh karena itu, marilah kita pelihara supaya tidak cepat rusak, sehingga biaya yang lain, anggaran yang lain, bisa kita gunakan untuk menambah lagi infrastruktur maupun sarana perhubungan baik untuk kepentingan pengembangan sektor transportasi, kelautan dan perikanan," kata SBY.
Selain itu, Presiden SBY berpesan agar seluruh komponen bangsa, baik generasi saat ini dan yang akan datang untuk terus mempertahankan, mengamankan, menjaga serta mengembangkan sumber daya- sumber daya yang kita miliki, baik itu sumber daya alam, maupun sumber daya manusia. ”Mari kita bangun dan kita kembangkan sumber daya alam, yang banyak sekali. Demi kesejahteraan rakyat kita, tepat kiranya ke depan ini, pembangunan di Indonesia harus bersama-sama secara seimbang menggunakan dan mendayagunakan sumber daratan dan sumber kelautan,” kata SBY menjelaskan.
Ibu Negara Ani Yudhoyono, dalam kesempatan tersebut juga memberikan penghargaan berupa Piala kepada Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional Ke-6, Ibu Siti Masnuri Fuad, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Bangkalan Provinsi Jawa Timur.
Usai memberikan sambutan, Presiden SBY menandatangani penandatanganan prasasti sebagai tanda Pengoperasian 4 (Empat) Unit Kapal Perintis. Kapal-kapal tersebut antara lain satu unit KM. Papua Enam tipe 350 DWT untuk Wilayah Merauke, Provinsi Papua; satu unit KM. Bukit Patung tipe 350 DWT untuk Wilayah Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah; satu unit KM. Tanjung Tungkar tipe 750 DWT untuk Wilayah Tual, Provinsi Maluku; dan satu unit KMP. Egrom Kapal Ferry 500 GT untuk Operasi Wilayah Saumlaki, Provinsi Maluku.
Setelah itu, Presiden SBY beserta seluruh rombongan langsung melakukan peninjauan ke Bahari Expo dan menyaksikan simulasi keselamatan pelayaran di dermaga terdekat. Tampak hadir dalam rombongan antara lain Menko Polhukkam Widodo AS, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Menlu Hassan Wirajuda, Menkominfo M. Nuh, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menteri Agama Maftuh Basyuni serta dua Juru Bicara Presiden, Andi A. Mallarangeng dan Dino Patti Djalal.(mit/nas)



