Berita Utama

Sulut Siapkan World Ocean Conference

Presiden SBY dan Ibu Negara dan sejumlah menteri, Kamis (25/12) siang  mendapat penjelasan saat meninjau Kawasan Grand Kawanua International City untuk persiapan penyelenggaraan World Ocean Conference. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Negara dan sejumlah menteri, Kamis (25/12) siang mendapat penjelasan saat meninjau Kawasan Grand Kawanua International City untuk persiapan penyelenggaraan World Ocean Conference. (foto: haryanto/presidensby.info)
Manado: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Kamis (25/12) sore menerima pemaparan dari Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, mengenai kesiapan pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara menyelenggarakan World Ocean Conference, Coral Triangle Initiative Summit dan Sail Bunaken yang akan dilaksanakan tahun 2009. Presiden SBY mengemukakan bahwa pemerintah akan selalu memberikan dukungan penuh terhadap kegiata-kegiatan internasional ini.

World Ocean Conference, menurut SBY, penting untuk menyatukan dan memperkuat komitmen dan aksi-aksi nyata dari bangsa-bangsa di dunia untuk mendayagunakan dan mengelola sumber daya kelautan yang ada di bumi untuk kemakmuran rakyat tanpa merusak lingkungan. "WOC penting untuk menyinergikan langkah dan aksi nyata kita untuk memelihara lingkungan kelautan guna mengatasi climate change dan mengantisipasi global warming. Jika bumi panas, kehidupan anak cucu kita, generasi mendatang, tidak akan selamat. Kita memiliki tanggung jawab moral untuk berbuat dan bertindak dengan arif demi masa depan anak cucu kita," ujar Presiden.

Dari World Ocean Conference, akan lahir Manado Ocean Declaration, yang akan didukung 121 negara dan PErsatuan Bangsa-bangsa. Oleh karena itu, Presiden SBY berharap, seluruh warga Sulawesi Utara untuk menyatukan tekad, semangat dan energi untuk mensukseskan acara tersebut. Presiden SBY juga mengungkapkan pentingnya Coral Triangle Initiative Summit untuk menyelamatkan wilayah lautan yang berbentuk segitiga yang terletak diantara 6 negara.

Tampak hadir dalam pemaparan tersebut antara lain, Menko Polhukkam Widodo AS, Mensesneg Hatta Rajasa, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Seskab Sudi Silalahi, Menteri PU Djoko Kirmanto serta dua Juru Bicara Presiden Andi A. Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (mit)