Berita Utama

SBY Terima Pimpinan Globe Media Group

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Selasa (6/1) pagi menerima pimpinan dan editor Globe Media Group, di Kantor Presiden. Usai mendampingi Presiden SBY, Juru Bicara Presiden, Andi Mallarangeng menjelaskan bahwa tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk bersilaturahmi dengan Presiden, dan menjelaskan apa saja yang sedang dilakukan dalam penerbitan pers dari Globe Media Group. “Globe Media Group sedang berkembang di Indonesia, yang selama ini mempublikasi beberapa media seperti Suara Pembaharuan, Investor Daily, dan yang terbaru adalah Jakarta Globe,” kata Andi.

“Presiden SBY menyambut baik hadirnya Globe Media Group. Bagaimanapun media adalah bagian dari proses mencerdaskan kehidupan bangsa, memberikan informasi kepada masyarakat, dan bagian dari proses demokratisasi di Indonesia. Dalam proses demokratisasi di Indonesia, pers adalah salah satu pilarnya dan salah satu yang kita banggakan. Di wilayah Asia ini, pers Indonesia adalah pers yang boleh dikata termasuk yang paling bebas. Kita harapkan pers di Indonesia bisa menjadi benchmark bagi dunia pers di Asia. Karena itu Presiden SBY menyambut baik munculnya Jakarta Globe, membawa dunia ke Indonesia dan membawa Indonesia ke dunia,” jelasnya.

Presiden SBY tidak setuju dengan beberapa anggapan yang mengatakan bahwa industri media di Indonesia adalah sunset industry. “Itu tidak benar,” tegas Andi. “Indonesia adalah negara yang sedang berkembang, karena itu salah satunya yang akan berkembang adalah industri media, dan Presiden menyambut gembira hal tersebut. Media juga bagian dari industri yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan, mencerdaskan bangsa, dan memutar perekonomian,” Andi menerangkan.

Sementara itu Publisher Jakarta Globe, Sigit Pramono menjelaskan bahwa Globe Media Group baru saja meluncurkan koran berbahasa Inggris yang terbaru yaitu The Jakarta Globe. “Kita ingin memberikan kontribusi pada perkembangan pengembangan masyarakat. Presiden SBY tadi menekankan bagaimana sulitnya melakukan suatu proses transformasi. Kami paham betul bahwa mengkomunikasikan suatu proses transformasi juga tidak mudah,” ujar Sigit.

“Saya sangat surprise karena ketika kami menyampaikan bahwa koran The Jakarta Globe adalah koran yang non-partisan dan independen, justru beliau menyambut hal ini dengan sangat gembira. Kita diminta untuk terus begitu sehingga kita bisa dengan baik mengkomunikasikan baik itu hal-hal yang terjadi di Indonesia kepada dunia. Kami juga mendapatkan banyak arahan dari Presiden mengenai apa-apa yang beliau lakukan di dalam mengelola negeri ini,” Sigit menambahkan.

Pimpinan dan editor Globe Media Group yang diterima Presiden SBY antara lain, Presiden Direktur Wimpi Tangkilisan, CEO Marshall Cooper, Senior Technical Advisor Lin Newman, dan Chief Editor Globe Asia Magazine Shoeb Kagda. Saat menerima tamunya Presiden SBY didampingi Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi dan Menkominfo M. Nuh. (osa)