Berita Utama
Rabu, 7 Januari 2009, 11:38:45 WIB
Presiden Serahkan Upakarti Rintisan Teknologi Industri
"Teruslah Menjadi Contoh dan Inovator"
Presiden SBY menyerahkan penghargaan Upakarti Rintisan Teknologi Indoustri dan IGDS 2008 di Istana Negara, Rabu (7/1) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Di awal sambutannya Presiden SBY mengingatkan kembali untuk membangun budaya yang baik, budaya yang berterimahkasih, budaya memberikan penghargaan termasuk budaya bersyukur. Karena itu nilai dan karakter yang baik dan memberikan apresiasi bagi mereka yang berhak. “Sebagai pemimpin jangan segan atau ragu-ragu untuk menegur, menindak dan memberikan sanksi bagi mereka yang lalai, bagi mereka yang kurang baik dalam menjalankan tugasnya. Keseimbangan ini penting, ada reward, ada punishement. Kalau itu kita hadirkan secara tepat, maka kehidupan akan makin adil. Keadilan itu bagian dari ketenteraman sesungguhnya, bagian dari kesejahteraan lahir dan bathin," kata SBY.
Presiden meminta para inovator untuk terus memberi dan menjadi contoh. "Teruslah menjadi inovator untuk pengembangan perekonomian, industri, dan teknologi pada umumnya yang tentu akan terus dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia,” SBY menambahkan.
Sebelumnnya Presiden SBY menyerahkan penghargaan Upakarti kepada peraih Jasa Pengabdian 1 orang, Jasa Pelestarian (3 orang), Jasa Kepeloporan (5), Jasa Kepedulian (5), Industri Kecil dan Menengah Modern (5). Lalu Penghargaan Rintisan Teknologi Industri (5 orang) dan penghargaan Indonesia Good Design Selection, yakni untuk kategori Grand Award Desain Terbaik (1 orang), Special Craftmanship Desain (1), Gold Award Design Terbaik kategori Massal dan telah dipasarkan kepada 6 orang, Gold Award Design Terbaik kategori Inovasi Riset Desain Industri kepada 1 orang.
Sementara itu Menteri Perindustrian Fahmi Idris dalam laporannya mengatakan penganugerahan Upakarti ini telah dimulai sejak tahun 1985. Pada awalnya penghargaan ini ditujukan untuk mendorong partisipasi masyarakat luas agar berperan dalam pengembangan industri kecil dan menengah melalui program keterkaitan. ”Langkah dan kebijakan ini dimaksudkan sebagai upaya memasyarakatkan pelaksanaan program keterkaitan sesuai yang diamanatkan oleh UU nomor 5 tahun 1984 tentang perindustrian,” ujarnya.
Pada tahun 1995, lanjut Fahmi, penghargaan Upakarti juga diberikan kepada bupati dan walikota mengingat peranannya yang besar dalam membangun industri UKM di daerahnya masing-masing. “Berdasarkan kajian, penghargaan ini sangat bermanfaat karena mampu membangkitkan semangat masyarakat luas, termasuk aparatur pemerintah, untuk ikut dalam membina dan mendorong pengembangan UKM,” kata Fahmi Idris.
Hadir pula dalam acara ini, antara lain, Menko Polhukam Widodo AS, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Mendagri Mardiyanto, Menristek Kusmayanto Kadiman, Meneg UKM dan Koperasi Suryadharma Ali, dan Ketua Kadin MS Hidayat. (win)



