Berita Utama

Presiden SBY Buka Munas Luar Biasa Inkindo

Presiden SBY memukul gong sebagai tanda dibukanya Munas  Luar Biasa Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) di Istana Negara, Kamis (15/1) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY memukul gong sebagai tanda dibukanya Munas Luar Biasa Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) di Istana Negara, Kamis (15/1) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Pembukaan Musyawarah Nasional Luar Biasa Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) di Istana Negara, Kamis (15/1) pagi. Inkindo merupakan asosiasi perusahaan konsultan nasional, berdiri tahun 1979 dan saat ini beranggotakan lebih dari 6600 perusahaan yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Anggota Inkindo bergerak di hampir seluruh sektor dan layanan jasa konsultansi.

Ketua Dewan Pengurus Nasional Inkindo, Bachder Djohan, mengungkapkan saat ini adalah waktu yang tepat untuk memprioritaskan penggunaan konsultan nasional. "Agar proses pembangunan lebih efesien, karena dapat sepenuhnya menggunakan SDM dan produk barang dan jasa nasional. Hal ini akan merupakan salah satu kontribusi yang penting dalam mengatasi krisis ekonomi global yang dampaknya akan terasa pada tahun 2009 ini," katanya.

Menurut Presiden SBY, jasa konsultasi sangat penting, karena pembangunan di berbagai sektor dapat menjadi lebih efisien, efektif, berkualitas, dan memiliki produktivitas yang tinggi. "Saya minta saudara semua, jangan bekerja asal-asalan. Risikonya besar, membangun gedung-gedung SD yang tidak proper, asal-asalan. Barangkali dananya bocor, runtuh ketika ada entah gempa. Demikian juga dalam membangun jembatan, infrastruktur non fisik, jangan asal-asalan. Mari dengan penuh tanggung jawab kita laksanakan semua pembangunan di negeri ini dengan sebaik-baiknya. Do the best," SBY mengingatkan.

Presiden ingin setiap konsultan anggota Inkindo memiliki integritas, reliabilitas, dan kompetensi yang tinggi. "Saya bangga, ketika berkunjung ke luar negeri, selalu saya sempatkan untuk bertemu dengan masyarakat Indonesia di sana. Banyak konsultan Indonesia yang memiliki peran penting dan mendapatkan apresiasi yang tinggi di sana. Saya yakin saudara-saudara tidak akan kalah dengan konsultan asing," ujar Presiden.

Dalam acara tersebut, Presiden SBY didampingi oleh Menhub Djusman Sjafii Djamal, Menteri PU Djoko Kirmanto, Seskab Sudi Silalahi dan Mensesneg Hatta Rajasa. Usai membuka Munas Indkondo dengan memukul gong, Presiden SBY beramah tamah dengan seluruh anggota Inkindo di Istana Negara. (mit)