Berita Utama
Kamis, 15 Januari 2009, 12:10:18 WIB
SBY pada Pembukaan Munas Inkindo
"Kita Harus Benar-benar Memperkuat Ekonomi Domestik"
Presiden SBY beramah tamah usai membuka Munas Luar Biasa Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) di Istana Negara, Kamis (15/1) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Menurut Presiden SBY, bangsa Indonesia harus memperkuat perekonomian dalam negeri dan tidak perlu mengikuti negara-negara yang miskin akan SDA dan SDM yang berorientasi pada ekonomi ekspor. "Kita, seraya mempertahankan kemampuan menjual barang-barang di luar negeri sebagai komponen pertumbuhan, kita juga harus benar-benar memperkuat ekonomi domestik Indonesia. Kita memiliki sumber daya alam dari Sabang sampai Merauke. Ada minyak, gas, tambang, hutan, perikanan dan kelautan," kata SBY. Hal ini merupakan capital opportunity yang harus diatur perencanannya agar bangsa Indonesia dapat terus berkembang.
Dengan adanya pengaturan yang baik terhadap sumber daya yang kita miliki, maka pemasukan negara sudah dapat dipastikan akan optimal. "Saya masih punya keyakinan, lebih banyak lagi yang masuk ke negara kalau semuanya ditertibkan. Yang harus masuk penjara, ya masuk penjara. Yang baik kita puji, kita kasih penghargaan, yang lalai kita tindak," Presiden SBY menandaskan.
Kunci keberhasilan ekonomi dan dunia usaha Indonesia, menurut SBY, ada lima hal. Pertama, pemerintah pusat diharapkan dapat membuat iklim kondusif bagi pertumbuhan perekonomian dan dunia usaha dengan mengelola kebijakan-kebijakan dan peraturan-peratuan. Kedua, pemerintah daerah yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kebangkitan dunia usaha dengan program-program pemerintah daerahnya. Ketiga, dunia usaha sendiri yang dapat menjalanka good corporate governance. Keempat, dukungan masyarakat. Kelima, dukungan dari Bank Indonesia dan dunia perbankan.
"Kalau kelima-limanya berfungsi dengan baik, apapun bisa kita lakukan. Mari kita satukan energi, kita bulatkan tekad, kerja lebih kerjas lagi, mewujudkan keunggulan dan daya saing bangsa. The culture of excellence harus kita kejar. Jangan bekerja asal-asalan," ujar SBY, memberikan semangat.
Dalam acara tersebut, Presiden SBY didampingi Menhub Djusman Sjafii Djamal, Menteri PU Djoko Kirmanto, Seskab Sudi Silalahi dan Mensesneg Hatta Rajasa. Usai membuka Munas Luar Biasa Inkindo dengan memukul gong, Presiden SBY beramah tamah dengan seluruh anggota Inkindo di Istana Negara. (mit)



