Berita Utama

Pin Emas untuk SBY dari Baznas

Presiden SBY  menerima pin emas sebagai pejabat publik peduli zakat,  diserahkan Ketua Umum Baznas, Prof. Dr. Didin Hafidhuddin,  di Auditorium Bina Karna, Bidakara, Jakarta, Sabtu (17/1) pagi. (foto: cahyo/presidensby.info)
Presiden SBY menerima pin emas sebagai pejabat publik peduli zakat, diserahkan Ketua Umum Baznas, Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, di Auditorium Bina Karna, Bidakara, Jakarta, Sabtu (17/1) pagi. (foto: cahyo/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara, Sabtu (17/1) pagi, menghadiri Rakornas Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) bertepatan dengan milad (ulang tahun) Baznas yang ke -8, di Auditorium Bina Karna, Bidakara, Jakarta. Pada acara ini Presiden SBY menerima penghargaan berupa pin emas sebagai pejabat publik peduli zakat, yang diserahkan Ketua Umum Baznas Prof. Dr. Didin Hafidhuddin.

Penghargaan ini diberikan berkat kepedulian Presiden SBY terhadap zakat dan kesetiaan SBY membayar zakat melalui badan amil zakat resmi negara, serta menggunakan bukti setor zakat sebagai pengurang penghasilan kena pajak, yang dapat dijadikan contoh dan teladan bagi pejabat dan masyarakat Indonesia.

Ketua Umum Baznas, Prof, Dr. Didin Hafidhuddin dalam laporannya mengatakan, saat ini patut disyukuri, Baznas telah mendapatkan penghargaan sertifikat manajemen mutu ISO 9001:2000 dari World Quality Assurance (WQA), dan sebagai lembaga zakat pertama yang mendapatkan sertifikat manajemen mutu. Dilaporkan pula, ada lima program unggulan Baznas yang berskala nasional masing-masing program Indonesia Peduli untuk menanggulangi musibah dan bencana, Indonesia Makmur menumbuhkan kemandirian, Indonesia Cerdas untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Indonesia Sehat dengan melakukan pengobatan secara cuma-cuma, dan terakhir Indonesia Taqwa untuk memperkuat iman dan taqwa masyarakat.

Dalam sambutannya Presiden SBY mengajak seluruh umat Islam dan seluruh rakyat Indonesia untuk membangun peradaban bangsa yang mulia. "Kita sebagai umat Islam juga harus terus membangun kerukunan antara kita semua. Kita harus memperkuat kesetiakawanan dan kepedulian sosial termasuk membangun budaya tolong menolong," ajak SBY.

SBY juga mengajak untuk menjunjung nilai-nilai kehormatan dan kemandirian sebagai bangsa dan sebuah peradaban, sebuah kehidupan yang memiliki keseimbangan antara dimensi keimanan dan dimensi pengetahuan. "Kalau itu kita jalankan, insya Allah kehidupan kita akan teduh, tenteram dan akan damai. Dan itulah yang sesungguhnya akan kita tuju, masyarakat madani, yang sama-sama kita perjuangkan makin tumbuh dan berkembang di negeri tercinta ini," jelas SBY

Presiden kemudian meluncurkan layanan e-zakat Baznas untuk memudahkan muzakki (orang yang berzakat) di pos-pos Baznas dengan langsung memperoleh bukti setor zakat online.

Hadir pula pada acara ini, antara lain Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Menag Maftuh Basyuni, Menkominfo Muh.Nuh, perwakilan Bazda tingkat propinsi, Direksi BUMN, Pimpinan perusahaan serta undangan dari berbagai kalangan. (win)