Berita Utama
Selasa, 20 Januari 2009, 12:50:31 WIB
Tiba Kembali dari Kunjungan Kerja ke Batam
Jakarta: Rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani, tiba kembali di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Selasa (20/1) setelah melakukan kunjungan kerja di Provinsi Kepulauan Riau. Pesawat Khusus Boeing 737-500 yang membawa rombongan berangkat dari Bandar Udara Hang Nadim, Batam pukul 09.30 WIB, dilepas Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah.Di Batam, kemarin Presiden SBY meresmikan dimulainya pelaksanaan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan, dan Karimun. Presiden SBY berharap kawasan itu dapat dijadikan sebagai pintu gerbang bagi arus masuknya investasi barang dan jasa dari luar negeri. "Saya ingin lokasi ini dapat berfungsi sebagai sentral pengembangan industri sarat teknologi sebagai tempat pengumpulan dan penyaluran hasil produksi dari dan keseluruh wilayah Indonesia serta negara lain dan menjadi pusat pelayanan lalu lintas kapal internasional," kata SBY.
Di tempat yang sama Presiden SBY juga meresmikan proyek-proyek di Provinsi Kepri. Sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, Presiden SBY bersyukur dengan selesainya pembangunan proyek-proyek tersebut. "Semoga semuanya itu dapat memacu pertumbuhan ekonomi nasional dan khususnya dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat di Kepulauan Riau," serunya.
Siang harinya Presiden SBY di Turi Beach Resort bertemu dan berdialog dengan para pengusaha yang berinvestasi di kawasan FTZ Batam, Bintan, dan Karimun. Kepada para pengusaha Presiden menjelaskan, karena krisis keuangan global, hampir pasti tingkat ekspor turun. Sementara itu kekuatan kawasan Batam, Bintan, serta Karimun terletak pada ekspornya.
"Saya minta pengertian, marilah kita sadari kalau memang pasar dunia sedang susah dan sedang menciut. Tahun ini kita harus berjuang untuk pada saatnya nanti kita bangkit kembali. Tapi saya juga berharap penurunan ekspor di kawasan Free Trade Zone maupun secara nasional tidak turun terlalu dalam," tambah SBY.
Mendampingi kunjungan Presiden ke Kepri antara lain Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Mendagri Mardiyanto, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Mendag Mari E. Pangestu, Menakertrans Erman Suparno, Menbudpar Jero Wacik, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Kepala BKPM M. Lutfi, serta Juru Bicara Presiden Andi A. Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (osa)



