Berita Utama

SBY Puji Pelaksanaan Tanggap Darurat Pasca Gempa di Papua Barat

Presiden SBY  hari Rabu (21/1) sore di kantor Walikota Sorong menyaksikan foto visualisasi bencana gempa bumi yang terjadi di Provinsi Papua Barat. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY hari Rabu (21/1) sore di kantor Walikota Sorong menyaksikan foto visualisasi bencana gempa bumi yang terjadi di Provinsi Papua Barat. (foto: anung/presidensby.info)
Sorong: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji dan menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras dan reaksi cepat yang dilakukan aparat pemerintah serta seluruh komponen di Papua Barat, sehingga penanganan tanggap darurat bagi korban bencana dapat berjalan dengan baik.

Pujian SBY disampaikan seusai menerima pemaparan dari Gubernur Papua Barat, Abraham O Atururi mengenai penanganan tanggap darurat pasca gempa bumi yang terjadi tanggal 4 Januari lalu, hari Rabu (21/1) sore, di kantor Walikota Sorong. Presiden berharap setelah melakukan langkah-langkah tanggap darurat agar segera dilaksanakan rehabilitasi dan rekontruksi, dan meminta daerah dan pusat melaksanakan langkah-langkah ini secara terpadu sehingga hasilnya efektif.

Menurut SBY, dalam penanganan bencana alam, pemerintah telah memiliki sistem yang berlaku secara nasional. "Sebagai contoh rumah rusak ringan seperti apa, rusak berat seperti apa, dan itu sudah ada plafonnya. Berapa bantuannya. Tapi juga saya ingatkan, Papua dan Papua Barat ini lain dengan daerah lain, karena memang harga-harga komoditas dan harga bangunan jauh lebih tinggi. Tolong dihitung juga perbedaan harga antara daerah yang harganya relatif, sehingga hitungannya pas,” kata Presiden SBY.

Dalam laporannya, Abraham O Atuturi mengatakan, akibat gempa bumi awal tahun 2009 lalu, terdapat 4 korban jiwa, luka berat 31 orang dan luka ringan 478 orang. Sementara jumlah pengungsi 17.499 orang, sebahagian besar warga Manokwari. Kini jumlah pengungsi tersisa 327 orang, ujar Abraham.

Sebelumnya, Presiden menyerahkan bantuan dana tanggap darurat sebesar Rp. 3 milyar untuk Kabupaten Sorong, Kota Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan. Sementara Ibu Ani menyerahkan bantuan secara simbolis berupa paket tas sekolah, buku, susu, makanan ringan, serta perlengkapan rumah tangga. Kemudian SBY dan Ibu Ani serta rombongan menyaksikan foto visualisasi bencana gempa bumi yang terjadi di Provinsi Papua Barat.

Dalam romboingan Presiden antara lain tampak Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Polhukam Widodo AS, Mendagri Mardiyanto, Mensos Bachtiar Chamsyah, Menteri PU Djoko Kirmanto, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, dan dua Jubir Presiden, Andi mallarangeng dan Dino Patti Djalal. (win)