Berita Utama

Lindu Aji, Kekuatan yang Lahir Ketika Gempa

Presiden SBY  mencium bayi Lindu Aji yang digendong Ibu Ani, hari Rabu (21/1) sore, di kantor Walikota Sorong, Papua Barat. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY mencium bayi Lindu Aji yang digendong Ibu Ani, hari Rabu (21/1) sore, di kantor Walikota Sorong, Papua Barat. (foto: anung/presidensby.info)
Sorong: Bayi Lindu Aji lahir saat gempa mengguncang Sorong, Papua Barat, tanggal 4 Januari lalu. Proses kelahirannya menjadi cerita yang tak terlupakan. Disaat seluruh warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri, bayi dalam kandungan Nurlaelah Amir (29) meronta untuk keluar, dan akhirnya dilahirkan di sebuah gudang hanya dengan bantuan seorang Bidan dengan peralatan ala kadarnya. Lindu Aji, nama yang kemudian diberikan pada anak itu. Dalam bahasa Jawa, Lindu artinya gempa, Aji artinya kekuatan.

Saat SBY dan Ibu Negara berdialog dengan korban gempa di kantor Walikota Sorong hari Rabu (21/1) sore, Lindu Aji dan ibunya turut hadir. “Bayi ini lahir saat gempa, dan diberi nama Lindu Aji,“ kata Nurlaelah mengawali dialognya bersama SBY dan Ibu Ani.
“ Tadinya saya mau melahirkan di rumah sakit, tapi ditolek sebab semua sedang panik dan bingung. Kami juga mengerti, maka kami buat tenda di dalam gudang,” ujar Nurlaelah

SBY mendoakan semoga Lindu Aji dapat membawa berkah, membawa sifat yang baik, serta kuat mengatasi tantangan, dan jadi orang maju. Ibu Ani kemudian menggendong Lindu Aji. Kata Ibu Ani, walaupun lahir saat gempa, tidak berarti kalau ditanya umurnya, kita mengatakan seumur gempa. Tetap kita harus mengingat tanggal berapa, bulan apa dan tahun berapa lahirnya. "Saya jadi teringat ketika eyang saya ditanya, eyang itu lahirnya tanggal berapa? Jawabnya, ketika gunung meletus,“ kata Ibu Ani disambut tawa seluruh undangan yang hadir, yang sebagian besar adalah korban gempa. Suasana dialog sangat akrab dan penuh kekeluargaan, apalagi ditambah dengan Lindu Aji yang banyak tingkah dalam gendongan.